Asyiknya Mudik Lewat Daendles Pantura Tuban-Lamongan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pantai Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata di Situbondo, Jawa Timur, 15 Mei 2015. Pantai ini merupakan tempat wisata tertua di tepi Jalan Raya Pos Daendels. TEMPO/Ika Ningtyas

    Pantai Pasir Putih merupakan salah satu tujuan wisata di Situbondo, Jawa Timur, 15 Mei 2015. Pantai ini merupakan tempat wisata tertua di tepi Jalan Raya Pos Daendels. TEMPO/Ika Ningtyas

    TEMPO.CO, Tuban - Jalan Daendles di pantai utara panjang sekitar 105 kilometer dari ujung barat Kota Tuban hingga Lamongan, Jawa Timur, jadi jalur favorit pemudik tiap Lebaran tiba. Jalan penghubung Kota Semarang-Surabaya ini, jadi salah satu jalur yang diminati karena banyak pilihan lokasi rekreasinya.

    Pemudik yang memilih jalur pantura Tuban-Lamongan karena beberapa alasan. Di antaranya jalan lurus dari barat ke timur dan relatif sepi. Pendapat lain, karena jalan yang dilalui, terdapat beberapa lokasi rekreasi pantai. Alasan terakhir ini masuk akal, karena pantura dari Tuban ke Lamongan dikenal banyak tempat rekreasi yang layak dikunjungi.

    Misalnya perjalanan dari Tuban bagian barat, tepatnya di Kecamatan Bancar—berbatasan dengan Kabupaten Rembang Jawa Tengah, pemudik bisa mampir di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Lokasi TPI Bancar, berada di pinggir jalan besar sehingga pemudik mudah mampir.

    Menuju ke timur, terdapat Pantai Sowan, sebuah pemandangan berlatarbelakang laut dan pasir putih. Wanawisata pinggir laut seluas 17 hektare ini dikelola Perum Perhutani yang jadi langganan pengunjung saat lewat jalur pantura.

    Ada juga Pantai Remen, berlokasi di Desa Remen Kecamatan, Jenu, Tuban. Pantai ini dikenal dengan pasir putih dan danau. Masuk ke Kota Tuban, terdapat dua rekreasi pantai. Dua pantai yang dimaksud adalah pantai di terminal bus yang di belakangnya terdapat lokasi wisata, serta Pantai Bom—sebuah pantai yang di zaman penjajah dijadikan pelabuhan dimana lokasinya berjarak 200 meter dari Alon-alon Kota Tuban. ”Rekreasi pantai Tuban, banyak pilihan,” ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Setiyadi pada Tempo, Rabu, 21 Juni 2017.

    Di Kecamatan Palang, Tuban, yang berbatasan dengan Lamongan, pemudik juga bisa mampir di Pelelangan Ikan. Hasil tangkapan ikan dari nelayan Tuban, Rembang, Lamongan hingga Gresik, bisa ditemui di tempat ini.

    Masuk di Lamongan, di Kecamatan Brondong, juga terdapat pelelangan ikan kategori besar. Kabarnya, hasil laut dari TPI ini yang menyuplai sejumlah pasar di Lamongan-Jombang dan sebagian Surabaya.

    Perjalanan ke arah timur, terdapat wisata budaya dan religi, tepatnya di Desa Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Lamongan. Di desa dengan ketinggian sekitar 75 meter dari permukaan laut ini, dikenal sebuah Makam Sunan Sendang Duwur, salah satu tokoh penyebar Islam di pantura.

    Di komplek makamnya juga terdapat bangunan kombinasi Hindu dan Islam. Warga Desa Sendang Duwur juga dikenal prianya seorang perajin emas dan wanitanya pembatik.”Kalau produk batik Lamongan, ya dari desa sini,” ujar Camat Paciran, Fadeli Purwanto, pada Tempo.

    Di Kecamatan Paciran juga terdapat rekreasi terkenal yaitu Wisata Bahari Lamongan (WBL), dikenal sebagai ‘Ancol’nya Jawa Timur, dimana dilengkapi pelbagai jenis mainan. Masih di komplek WBL, juga terdapat Goa Maharani and Zoo.

    Di goa ini pemudik bisa menikmati keindahan stalagtit dan stalagmite, yang bergelatungan di sela-sela batu. Goa Maharani berada di tengah-tengah kebun binatang yang dibuka tahun 2007 silam. Pemudik dari Semarang lewat Tuban-Lamongan-Gresik dan Surabaya yang melewati Jalan Daendles ini yang kemudian bisa mendapati bonus wisata alam laut.

    SUJATMIKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.