Puncak Mudik, Pertamina Sumatera Selatan Andalkan SPBU Mobile  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga dan pemudik mengantre membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan jeriken atau botol di SPBU Bangsri, Brebes, Jawa Tengah, 4 Juli 2016. Kemacetan di sepanjang ruas Tol Pejagan-Brebes Timur saat arus mudik Lebaran berlangsung menyebabkan konsumsi BBM di Brebes naik hingga 250 persen. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

    Warga dan pemudik mengantre membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan jeriken atau botol di SPBU Bangsri, Brebes, Jawa Tengah, 4 Juli 2016. Kemacetan di sepanjang ruas Tol Pejagan-Brebes Timur saat arus mudik Lebaran berlangsung menyebabkan konsumsi BBM di Brebes naik hingga 250 persen. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

    TEMPO.COPalembang - Konsumsi bahan bakar minyak mulai mengalami peningkatan yang tinggi pada Kamis kemarin atau H-3 Lebaran. Menyikapi hal itu, M. Roby Hervindo, Manajer Humas MOR II, mengatakan telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi kekosongan stok di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

    “Diprediksi akan ada peningkatan konsumsi yang signifikan kemarin hingga hari H Idul Fitri,” katanya, Jumat, 23 Juni 2017. 

    Baca: Pantau Jalur Mudik 2017, Kapolda Sumsel: Jalintim Mulus

    PT Pertamina MOR II menyiagakan lebih dari 60 SPBU di jalur mudik Lampung dan Jambi yang melayani pelanggan hingga 24 jam selama masa mudik. Di sepanjang jalur mudik di Lampung juga disiapkan satu titik SPBU kantong dan 3 titik SPBU buffer. Langkah lainnya, kata Roby, adalah dengan menyiagakan empat unit SPBU motor yang membawa BBM dalam kemasan untuk kondisi darurat bagi pengendara yang kehabisan bahan bakar saat macet, utamanya di jalan tol. “Di jalan tol Palembang-Indralaya dan Bakauheni, Lampung, kami menyiagakan SPBU motor,” ujarnya. 

    General Manager MOR II Erwin Hiswanto menambahkan, untuk menjaga keandalan pasokan, pihaknya telah menyiapkan pasokan di delapan terminal BBM se-Sumbagsel rata-rata untuk 20 hari. Sedangkan keandalan Avtur mencukupi untuk kebutuhan hingga 69 hari.

    Simak juga: Polisi: Jalintim Sumatera Belum Padat

    Karena itu, ia sangat optimistis kenaikan konsumsi sudah diantisipasi dan dapat terpenuhi dengan baik. Hanya, ia tetap berharap transporter tidak menemui kendala berarti ketika bergerak dari terminal menuju SPBU, terutama di lintas mudik. “Kami juga meningkatkan kebersihan dan kenyamanan fasilitas umum di SPBU, seperti musala di 10 SPBU,” katanya. 

    Sebagaimana sebelumnya, tahun ini diperkirakan peningkatan pemakaian BBM akan terjadi di wilayah Lampung, Jambi, dan Palembang. Sebab, kata Roby, ketiga wilayah tersebut berada persis di lintas timur dan lintas tengah Sumatera. Sedangkan wilayah lain, seperti Bengkulu dan Bangka-Belitung, peningkatan diprediksi tidak terlalu besar karena kedua wilayah itu tidak termasuk lintas utama bagi pemudik. 

    PARLIZA HENDRAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.