Ini Upaya Ditjen Imigrasi Memulangkan Rizieq FPI ke Indonesia

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab memasuki ruang sidang di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, 28 Februari 2017. Sidang ke-12 perkara penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadirkan dua orang saksi ahli dari Jaksa Penuntut Umum, Pool/MI/RAMDANI

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Ronny F. Sompie mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk memulangkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Syihab, ke Indonesia.

Rizieq dikabarkan tengah berada di Arab Saudi. Padahal polisi membutuhkan kehadiran dia untuk pemeriksaannya dalam kasus dugaan percakapan berbau pornografi. Dia ditetapkan sebagai tersangka kasus itu pada Senin, 29 Mei 2017.

Baca: Rizieq Dikabarkan Segera Pulang, Muncul Seruan Tutup Semua Jalan

Ronny mengaku sempat berkunjung ke Kepolisian Daerah Metro Jaya dan bertemu dengan Wakil Kepala Polda Metro Jaya untuk membicarakan hal ini.

"Karena sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka kami membutuhkan surat permintaan sebagai dasar agar kami bisa melakukan langkah-langkah mengembalikan warga negara Indonesia yang menjadi daftar pencarian orang dari kepolisian atau penyidik Polri untuk bisa kami serahkan kembali kepada penyidik," kata Ronny kepada wartawan di Graha Pengayoman Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Mei 2017.

Ronny mengatakan Ditjen Imigrasi sedang menunggu administrasi yang lengkap sebagai dasar pencarian Rizieq.

"Mudah-mudahan dari Polda Metro Jaya segera melengkapinya sebagai dasar bagi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk melakukan tugasnya," ujarnya. Dia menjelaskan proses administrasi ini harus dilengkapi agar Imigrasi bisa melakukan tugasnya dengan prosedural, profesional, dan proporsional.

Menurut Ronny, selama ini koordinasi Ditjen Imigrasi dengan kementerian dan lembaga lainnya berkaitan dengan proses-proses penegakan hukum, selalu dilakukan sesuai dengan aturan undang-undang.

Begitu halnya kerja sama dengan Polri, diatur sesuai Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Keimigrasian.

Simak pula: Larang Massa Demo, Ma’ruf Amin Minta Rizieq Kembali ke Indonesia

Salah satu isinya mengatur tentang permintaan pencegahan maupun permintaan penangkalan bagi warga Indonesia yang sudah di luar negeri, kemudian penyidik menginginkan kemudahan untuk mengembalikannya. Tujuannya agar bisa melakukan proses penyidikan di dalam negeri.

"Biasanya Direktorat Jenderal Imigrasi mendasari surat permintaan dari penyidik dan lembaga, tentu kami lakukan upaya koordinasi dengan imigrasi di negara tujuan atau di negara tempat warga negara Indonesia tersebut," tutur Ronny soal upaya pemulangan petinggi FPI tersebut.

REZKI ALVIONITASARI






Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

8 hari lalu

Massa Aksi Bela Rakyat Mau Terobos Barikade Menuju Istana, Polisi Kumandangkan Azan Magrib

Massa Aksi Bela Rakyat yang menolak kenaikan harga BBM hendak menerobos barikade untuk menuju ke Istana.


Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

9 hari lalu

Emak-emak Gabung Aksi Bela Rakyat Tolak Harga BBM Naik: Uang Dapur Ditekan untuk Pos Lain

Sekelompok emak-emak gabung Aksi Bela Rakyat menolak kenaikan harga BBM. Mereka datang sambil membawa alat masak.


FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

9 hari lalu

FPI dan PA 212 Gelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda Tolak Kenaikan Harga BBM

FPI dan PA 212 menggelar Aksi Bela Rakyat di Patung Kuda menolak kenaikan harga BBM. Mereka juga menuntut pemerintah menurunkan harga bahan pokok.


Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

10 hari lalu

Anak Tangerang Jadi Korban Eksploitasi Seksual, Pelaku Rekam dan Unggah ke Media Sosial

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial MF (21) yang diduga melakukan eksploitasi seksual anak di Kecamatan Teluknaga.


Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

16 hari lalu

Deretan Pertimbangan Hakim Vonis Lepas Penembakan Laskar FPI

Dua polisi penembak laskar Front Pembela Islam (FPI), Briptu Fikri Ramadhan dan Ipda M Yusmin Ohorella, divonis lepas oleh majelis hakim P .


Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

17 hari lalu

Lika-liku Kronologi Peristiwa KM 50: Kejar-kejaran hingga Vonis Bebas Terdakwa

Sebelum dinyatakan tewas, 6 anggota FPI diduga sempat terlibat kejar-kejaran dengan pihak kepolisian dalam peristiwa Kilometer 50 atau KM 50.


Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

17 hari lalu

Sempat Ditangani Ferdy Sambo, Ini Kesamaan Kasus KM 50 dan Brigadir J

Kasus Brigadir J dan KM 50 yang pernah ditangani Ferdy Sambo dinilai memiliki kesamaan berupa rekayasa baku tembak oleh aparat kepolisian.


Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

17 hari lalu

Tempo Tayangkan Film Dokumenter Kilometer 50, Ini 3 Fakta Seputar Peristiwa KM 50

Tempo meluncurkan film dokumenter Kilometer 50 tentang penembakan 6 anggota FPI oleh aparat kepolisian. Berikut 3 fakta peristiwa tersebut.


Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

18 hari lalu

Film Dokumenter Kilometer 50 tentang Penembakan Laskar FPI Tayang 15 September

Film dokumenter Kilometer 50 mengangkat peristiwa penembakan laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50. Menguak cerita lain.


Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

18 hari lalu

Pelaku Eksibisionis Berulah di Jakarta Utara, Jadi Tersangka Pornografi

Polres Metro Jakarta Utara meringkus pelaku pelaku eksibisionis berinisial HH (29) yang terekam kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV.