Kegiatan Buka Berkah Ramadhan di Bandung Dimulai

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kegiatan Buka Berkah Ramadhan di Bandung Dimulai

    Kegiatan Buka Berkah Ramadhan di Bandung Dimulai

    INFO NASIONAL - Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil dan Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bandung Atalia Praratya meresmikan Kegiatan Buka Berkah Ramadhan 1438 Hijriah. Sebagai rangkaian awal, kegiatan dimulai di Kecamatan Ujung Berung, Kota Bandung, Senin, 29 Mei 2017.

    Buka Berkah Ramadhan dalah kegiatan berbagi kebahagiaan yang diinisiasi atas kolaborasi antara Forum Rembug Peduli Bandung Sehat (FRPBS) dan TP PKK Kota Bandung bersama stakeholder dalam rangka memberikan perhatian khusus terhadap masyarakat kurang mampu sekaligus memonitor Magrib Mengaji.

    Kegiatan ini akan dilaksanakan di 30 kecamatan di kota Bandung. Salah satu kegiatannya adalah berkunjung ke keluarga duafa dan pemberian santunan. Adapun keluarga duafa yang dikunjungi akan mendapat Al-Quran, makanan untuk berbuka, dana santunan, bingkisan, sembako, paket hygiene dan sanitasi, pemeriksaan kesehatan oleh para dokter, dan pemberian kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi yang belum memilikinya dari BPJS Kesehatan.

    Pada Ramadan kali ini, program lebih dikembangkan dengan penambahan kegiatan terkait dengan sosialisasi Subuh Berjamaah dan gerakan Ayo Bayar Zakat. Kegiatan ini juga didukung Pemerintah Kota Bandung, Dharmawanita Persatuan Kota Bandung, Forum Komunikasi Dokter-dokter di Faskes Primer (LinkFKTP), BPJS Kesehatan, dan berbagai komunitas lain. Turut berpartisipasi pula elemen dari sektor swasta, seperti SHAFCO, Reckitt Benckiser, Yogya Grup, Mandiri ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), Jonas Foto, dan K-lite-Zora FM.

    Atalia menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan hingga 12 Juni 2017. Pada saat pelaksanaan, ada tiga tim yang akan berbagi tugas. Setiap tim terdiri atas lebih-kurang 15 orang dari berbagai elemen organisasi, termasuk Pemerintah Kota Bandung.

    Tim pertama akan dipimpin langsung Ketua TP PKK Kota Bandung dan Ketua FRPBS. Tim kedua dipimpin Wakil Ketua I TP PKK Kota Bandung Siti Oded M. Danial. Sedangkan tim ketiga berada di bawah komando Ketua DWP Kota Bandung Sri Yossi Irianto.

    Tim akan mengunjungi 30 masjid di 30 kecamatan untuk memonitor Magrib Mengaji, Subuh Berjemaah, dan gerakan Ayo Bayar Zakat. Pada kegiatan yang sama akan dilaksanakan pula penilaian lomba azan, hafiz Al-Quran, dai cilik, serta kegiatan tebar 1.000 mukena dan 1.000 sarung bagi anak-anak Magrib Mengaji. Selain itu, akan diberikan bantuan kepada masjid dan santunan kepada marbut. "Kami hadir atas dasar cinta, dengan kerja sama stakeholder dan seluruh sponsor. Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan lancar," kata Atalia.

    Kegiatan ini akan ditutup pada 12 Juni dan akan dihadiri Presiden Joko Widodo. "Karena itu, mohon dukungan dari warga Bandung agar kegiatan ini terselenggara dengan lancar," ujarnya.

    Adapun Kang Emil, sapaan akrab Wali Kota Bandung, menyampaikan, pada dasarnya, sebagai pemimpin pasti ingin memiliki masyarakat yang religius. "Maksudnya religius tidak hanya pada agama Islam, tapi juga seluruh agama. Sebab, Bandung ini harus modern, tapi religius dengan berkeadilan proporsional, harus mampu memfasilitasi warga yang kurang mampu agar taraf hidupnya lebih baik," ucapnya.

    Emil berharap mampu memberikan yang terbaik di bulan Ramadan. Sebab, kata Emil, Ramadan diistilahkan dengan syahrul musawah, yaitu bulan memberi santunan. "Dengan suasana batin di bulan Ramadan, mudah-mudahan memberikan rahmat yang baik untuk kita semua," katanya.

    Setelah membuka kegiatan Buka Berkah Ramadhan, Wali Kota Bandung dan Ketua TP PKK Kota Bandung mendatangi tempat tinggal salah seorang warga di Kecamatan Ujung Berung dan memberikan bantuan beberapa kebutuhan hidup. Kemudian dilanjutkan dengan meninjau masjid yang akan direnovasi. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.