Jadi Hoax Mirip Pelaku Bom Kampung Melayu, Girsang Lapor Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga mengambil gambar potongan tubuh yang telah dikumpulkan di lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, 25 Mei 2017. TEMPO/Subekti.

    Seorang warga mengambil gambar potongan tubuh yang telah dikumpulkan di lokasi ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta, 25 Mei 2017. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Pontianak - Rinton Girsang Ershi, 36 tahun, membantah informasi di media sosial yang menyebutkan dirinya mirip salah satu pelaku peledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur yang tewas. Girsang yang tinggal di Pontianak itu telah membuat laporan ke polisi.

    Girsang menyatakan nama baiknya telah dicemarkan pihak yang mengedarkan informasi, bahkan dengan menyertakan foto dirinya. "Itu berita hoax," ujar Girsang, saat menjumpai beberapa wartawan di Kota Pontianak, Kamis malam pukul 22.00 WIB, 25 Mei 2017.

    Baca : 9 Fakta Teror Bom Kampung Melayu

    Girsang sendiri setelah berhenti dengan hormat dari kepolisian menjadi warga Kota Pontianak, yang beralamat di Siantan Hulu, Pontianak.

    Sebelumnya, Girsang telah membuat laporan polisi terkait berita hoax tersebut. Tak hanya itu, fotonya saat masih menggunakan seragam kepolisian, disandingkan dengan foto pelaku pengeboman itu. "Saya ingin penyebar berita ini ditangkap, karena merugikan nama baik saya dan keluarga saya juga jadi resah," ujarnya.
    Simak : Polisi Periksa 3 Orang Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu

    Fotonya yang menjadi viral di media sosial, bahkan diketahui dari keluarganya yang berada di Sumatera Utara. Saat itu, dia baru pulang dari ibadah di Gereja. Dia mengharapkan, nama baiknya bisa dipulihkan dengan laporan polisi tersebut. Girsang sendiri memilih menetapkan di Pontianak, setelah menikah dengan gadis setempat pada tahun 2015 lalu.

    Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, AKBP Sugeng Hadi, mengatakan telah menerima laporan polisi tersebut. Penyidik Polda Kalbar, akan berupaya mengungkapkan pelaku penyebaran berita hoax tersebut.

    "Masyarakat diimbau untuk tidak begitu saja percaya terhadap berita yang disebarkan di media massa. Teliti terlebih dahulu, sumber-sumber dalam berita tersebut," tambahnya.

    Baca juga : Bom Kampung Melayu, Kisah Jihan, Mahasiswi yang Terkena Ledakan

    Masyarakat juga diminta tidak ikut menyebarluaskan berita-berita yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Polisi selaku pihak yang bertanggungjawab jawab terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, bekerja untuk kepentingan masyarakat dan tidak mementingkan individu atau sekelompok orang.

    Sebelum peristiwa teror bom di Kampung Melayu, foto Girsang memang pernah viral di media massa. Bahkan salah satu akun gosip pernah mengunggah foto Girsang, beserta kisahnya. Dia saat ini tengah memperjuangkan statusnya sebagai anggota Polri. Girsang berpangkat terakhir Brigadir Polisi. Dia bertugas di Satuan Brimob Polda Sumatera Utara. Girsang diberhentikan dengan hormat oleh kesatuannya karena sakit.

    ASEANTY PAHLEVI

    Video Terkait: Polisi Geledah Rumah Terduga Pelaku Bom Kampung Melayu di Bandung




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.