Jokowi Minta Kartu Indonesia Pintar Tak Dipakai Beli Pulsa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan sejumlah siwa sekolah, penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di kantor Desa Asrikaton, Kec. Pakis, Kab. Malang, Jawa Timur, 21 Mei 2015. Jokowi membagikan 7314 Kartu Indonesia Pintar kepada pelajar di Malang dan Batu. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan sejumlah siwa sekolah, penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di kantor Desa Asrikaton, Kec. Pakis, Kab. Malang, Jawa Timur, 21 Mei 2015. Jokowi membagikan 7314 Kartu Indonesia Pintar kepada pelajar di Malang dan Batu. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.COMalang - Presiden Joko Widodo meminta kepada pelajar penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar menggunakan dana secara benar. Jokowi berharap siswa memanfaatkan dana tersebut untuk kebutuhan sekolah, bukan keperluan individu.

    "Seperti membeli buku, seragam, sepatu, dan tas. Tak boleh untuk beli pulsa. Kalau ketahuan, KIP dicabut," kata Jokowi di hadapan sekitar seribu siswa penerima KIP di Malang, Jawa Timur, Rabu, 24 Mei 2017. 

    Baca: Jokowi: Kartu Indonesia Pintar Dicabut kalau Dipakai Beli Pulsa

    KIP diserahkan secara simbolis kepada perwakilan siswa di halaman kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. Penerima KIP terdiri atas siswa pendidikan nonformal atau kesetaraan Paket A hingga Paket C. KIP juga diberikan kepada siswa SD, SMP, dan SMA sederajat. 

    Rinciannya, 69 siswa peserta kelompok belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, 188 siswa SD, 218 siswa SMP, 213 siswa SMA, dan 311 siswa sekolah menengah kejuruan. Setiap siswa bakal mendapat dana sesuai jenjang pendidikan. 

    Siswa setara SD sebesar Rp 450 ribu, siswa SMP Rp 750 ribu, dan siswa SMA/SMK sebesar Rp 1 juta per tahun. Seperti biasa, Jokowi juga memberikan hadiah sepeda angin kepada para siswa yang bisa menjawab pertanyaan atau kuis yang diajukan. 

    Simak: Jokowi Bagikan Kartu Indonesia Pintar, Dicabut Lagi jika...

    Selain menyerahkan KIP, kedatangan Presiden Jokowi di Malang untuk menghadiri pengukuhan Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin sebagai guru besar ekonomi mualamat syariah di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang.

    Jokowi hadir didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno; Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil; dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto. Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Wali Kota Malang Mochamad Anton juga mengikuti acara tersebut. 

    Lihat: Jokowi Beri Hadiah Sepeda, Siswa Yatim Piatu Ini Histeris 

    Kepala Dinas Pendidikan Zubaidah mengatakan penerima KIP telah diseleksi ketat sesuai peraturan. Dengan demikian, dipastikan dana yang disalurkan tepat sasaran sesuai dengan target pemerintah. "Dana disalurkan sejak Desember," ujarnya. Hari ini, ribuan siswa berkumpul di halaman kantor Dinas Pendidikan. 

    EKO WIDIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.