Kodim Kutai Barat Bangun Rumah Perkampungan di Mahakam Ulu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga suku Dayak Benuaq di Tanjung Isui, Kutai Barat, Kalimantan Timur. DOK/TEMPO/Agung Pambudhy

    Warga suku Dayak Benuaq di Tanjung Isui, Kutai Barat, Kalimantan Timur. DOK/TEMPO/Agung Pambudhy

    TEMPO.CO, Kutai Barat - Komando Distrik Militer (Kodim) 0912/Kutai Barat (Kubar) bekerja sama dengan pemerintah daerah Kabupaten Mahakam Ulu sedang membangun rumah layak huni di Kampung Long Bagun Ulu yang merupakan pengembangan kawasan perkampungan dari Kecamatan Long Bagun Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Rencananya penempatan rumah tersebut akan diresmikan oleh Kepala Satuan Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono. Dia sekaligus menutup pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ke-98 pada 4 Mei 2017.

    “Perkampungan ini bisa disebut juga sebagai proyek percontohan atau “pilot project” pengembangan sebuah kawasan perkampungan karena pemekaran wilayah kabupaten. Rencana selanjutnya akan dikembangkan juga di kampung Long Bagun Ilir, hal ini sudah ada permintaan dari masyarakat," kata Komandan Kodim Kutai Barat, Letnan Kolonel Infanteri Hendriawan Senjaya, saat meninjau pembangunan perumahan yang sudah selesai 90 persen, pada Rabu, 26 April 2017. Hal ini disampaikan melalui keterangan tertulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat.

    Baca juga:

    Banjir 5 Meter Rendam Tiga Kecamatan di Kutai Barat

    Pembangunan rumah yang dikerjakan melalui program TMMD ke-98, kata dia, diperuntukan bagi masyarakat kurang mampu. Untuk tahap awal, dibangun 17 unit rumah dengan tipe 45 dilengkapi dapur. Kampung ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti listrik tenaga diesel, bak penampungan air bersih serta akses jalan menuju kecamatan. Untuk menambah suasana asri sepanjang jalan kampung dan sekitar perumahan, lokasi ini ditanami 750 pohon produktif, seperti pohon Durian, Rambutan, Jati Kebon, dan pohon Gaharu.

    Di samping membangun kawasan rumah layak huni, dalam program TMMD tahun ini Kodim Kutai Barat juga melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan jalan menuju lokasi perkampungan yang baru dengan panjang 2.000 meter. Kodim juga memperbaiki tujuh jembatan di sepanjang jalan yang saat ini kondisinya rusak.

    “Untuk akses jalan ke perkampungan ini kami perbaiki semuanya, termasuk di tujuh titik jembatan yang rusak, jembatan yang dibangun memiliki lebar lima meter dan panjang enam sampai tujuh meter," kata Hendriawan.

    Wakil Bupati Y. Juan Jenau berterima kasih kepada TNI dan Kodim Kutai Barat karena menurut dia program TMMD telah membantu membuka jalan dan membangun rumah layak huni untuk masyarakat kampung Long Bagun. Petinggi kampung setingkat Kepala Desa Long Bagun Petrus Higang Lasah berharap pengembangan kampung ini dapat dimasukan ke program TMMD untuk tahun berikutnya, sehingga percepatan pemekaran kampung dapat terlaksana.

    “Kami mewakili masyarakat Kampung Long Bagun Ulu berharap agar perluasan kampung segera dilakukan lebih cepat, karena pemukiman kampung sudah sangat padat. Saat ini di kampung Long Bagun satu rumah bisa ditempati tiga sampai lima kepala keluarga”, ujarnya.

    Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2013 menjelaskan Kabupaten Kutai Barat dimekarkan lagi sehingga melahirkan kabupaten baru yaitu Kabupaten Mahakam Ulu. Wilayahnya mencakup 5 kecamatan yaitu Long Apari, Long Pahangai, Long Bagun, Long Hubung, dan Long Laham.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.