Calon Wali Kota Bandung, Demokrat: Harus Melebihi Ridwan Kamil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga memotret Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil yang diarak naik Sisingaan saat deklarasi calon Gubernur Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 2017. Partai Nasdem mengambil langkah awal mencalonkan Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    Warga memotret Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil yang diarak naik Sisingaan saat deklarasi calon Gubernur Jawa Barat di Bandung, Jawa Barat, 19 Maret 2017. Partai Nasdem mengambil langkah awal mencalonkan Ridwan Kamil sebagai calon Gubernur Jawa Barat. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Bandung telah bersiap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah 2018 di Kota Bandung. Meski, masih menghitung belasan bulan menuju Pilkada 2018, Demokrat tengah membentuk panitia konvensi untuk menjaring bakal calon Wali Kota Bandung yang akan maju pada Pilkada 2018.

    Ketua DPC Demokrat Kota Bandung Erwan Setiawan mengatakan, pihaknya akan memasang standar tinggi untuk bakal calon walikota yang akan diusungnya. Selain, mempunyai visi yang sama dengan partai, ia menginginkan bakal calon yang memilki kemampuan membangun kota lebih baik dari Ridwan Kamil.

    Baca juga:

    Cara Wali Kota Bandung Ridwan Kamil Perangi Hoax

    "Kami akan lihat dari visi misi bakal calon yang mendaftar konvensi. Kami inginkan calon yang mampu membangun kota secara merata. Tidak seperti sekarang yang hanya membangun di satu titik saja," ujar Erwan saat jumpa pers di kantor DPC Demokrat Bandung, Rabu, 19 April 2017.

    Pembukaan pendaftaran konvensi bakal calon walikota Bandung akan dilaksanakan mulai bulan April 2017. Erwan menyebutkan, pada konvensi tersebut pihaknya akan terbuka menerima bakal calon di luar partai. "Konvensi akan dlakasanakan secara terbuka. Melibatkan unsur masyarakat," ujar dia.

    Baca pula:

    Relawan: Ridwan Kamil Kelarkan Masalah Bandung dalam Dua Periode

    Selain melakukan penjaringan dengan cara konvensi, Erwan mengatakan, DPC Demokrat Kota Bandung pun tengah melakukan penjajakan ke sejumlah partai politik untuk berkoalisi. Ia sadar betul, bahwa jumlah kursi Demokrat di DPRD Kota Bandung tidak cukup untuk mencalonkan kadernya sendiri tanpa ditopang partai lain.

    "Dengan sekarang 6 kursi di DPRD kita tidak mungkon memksakan calon dari internal," ujar dia. Kendati demikian, Erwan mengatalan pihaknya tidak akan mengambil langkah pragmatis dengan mendekati bakal calon yang populer. Terlebih, ia tidak percaya denga hasil dari lembaga survei bakal calon walikota Bandung yang sudah beredar.

    "Saya tidak percaya poling dari lembaga survei. Kami tetap akan menunggu pihak yang mendaftar ke kami," ujar Erwan.

    IQBAL LAZUARDI S


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.