JK: Penundaan Sidang Ahok untuk Meredam Kondisi Jelang Pilkada  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku keluarga Afif juga turut menghadiri acara lamaran dan perkenalan kedua belah pihak keluarga besar Bella maupun Afif ini. instagram.com

    Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku keluarga Afif juga turut menghadiri acara lamaran dan perkenalan kedua belah pihak keluarga besar Bella maupun Afif ini. instagram.com

    TEMPO.COJakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan penundaan sidang tuntutan Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama adalah masalah teknis. Namun penundaan proses hukum Ahok, yang juga dilakukan terhadap Sandiaga Uno, ini bisa juga dilakukan untuk meredam kondisi menjelang pilkada DKI putaran kedua.

    "Ya, kelihatannya kejaksaan dan kepolisian pengen adil, dua-duanya ditunda setelah 19 April. Jadi sebenarnya itu ada juga untuk meredam kondisi sampai 19 April," kata Kalla, Selasa, 11 April 2017, di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

    Baca juga: 
    Saran Penundaan Sidang Ahok, Polri: Agar Pilkada Fokus

    Sidang Ahok Ditunda, Polisi Hentikan Kasus Anies-Sandi

    Sidang pembacaan tuntutan untuk terdakwa Ahok pada Selasa, 11 April 2017, ditunda dengan alasan jaksa belum siap. Kalla mengatakan penundaan dengan alasan teknis itu bisa saja terjadi. Apalagi jaksa harus membuat tuntutan dengan memeriksa berita acara pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi yang jumlahnya banyak dalam persidangan.

    "Kalau kasus kecil tentu beberapa hari bisa selesai tuntutannya, tapi ini saksi begitu banyak," kata Kalla. Meski demikian, dia mengatakan, penundaan tidak mengurangi proses hukum yang dijalani.

    Penundaan proses hukum juga dilakukan Polda Metro Jaya pada kasus Sandiaga Uno. Sandiaga dituduh menggelapkan hasil jual-beli sebidang tanah di Curug, Tangerang, senilai Rp 8 miliar. Pemeriksaan terhadap Sandiaga sebagai saksi terlapor ditunda hingga pilkada DKI putaran kedua pada 19 April 2017 berlangsung.

    AMIRULLAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hypermarket Giant dan Tiga Retail yang Tutup 2017 - 2019

    Hypermarket Giant akan menutup enam gerainya pada Juli 2019. Selain Giant, berikut gerai ritel yang yang bernasib sama dalam dua tahun terakhir.