Bupati Cirebon Dianggap Ingkar Janji, Istri Kedua Lapor Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Joko Widodo, bersama Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi (kanan) mencoba baju batik yang akan dibeli, saat berkunjung ke  pusat Pesona Batik, Cirebon, Rabu 18 Juni 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Calon Presiden Joko Widodo, bersama Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi (kanan) mencoba baju batik yang akan dibeli, saat berkunjung ke pusat Pesona Batik, Cirebon, Rabu 18 Juni 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Cirebon – Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra dilaporkan ke polisi atas tuduhan penipuan oleh perempuan bernama Elly Endriyanti. Elly pada 23 Maret 2017, yang tinggal di Blok Sigobang RT 05 RW 01 Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan, membuat laporan ke Polres Cirebon Kota.

    Laporan bernomor STPL/304/III/2017/JBR/Cirebon Kota tersebut, Elly mengadukan Sunjaya dalam perkara penipuan. Kasus ini bermula saat ayah Elly, Juladi, 54 tahun, datang ke rumah dinas Sunjaya  untuk menagih janjinya sewaktu berkampanye pemilihan bupati.

    Baca: Di Cirebon, Polisi Ancam Sweeping Balik Ormas jika...

    Juladi termasuk salah satu tim sukses  pasangan Sunjaya Purwadisastra - Tasiya Soemadi allias Gotas. Juladi pernah dijanjikan bila Sunjaya menang, anaknya akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

    Namun, saat Juladi datang ke rumah dinas bupati di Jalan Kartini, Kota Cirebon tersebut, Sunjaya  justru  bertanya kepada Juladi apakah  anaknya boleh dijadikan selir? Bila mau Sunjaya akan membelikan rumah pribadi, mobil dan uang jaminan hidup sebulan Rp 10 juta.

    Juladi setuju. Pernikahan anaknya dengan Sunjaya dilaksanakan pada 7 September 2014 sekitar pukul 17.00 WIB di rumah dinas Bupati Cirebon. Namun janji rumah, mobil dan uang jaminan hidup tak kunjung direalisasikan.

    Simak: Desakan Pembubaran Ormas Anti Pancasila Menguat di Cirebon

    Pada Januari 2015, Sunjaya justru menelepon dan memberikan talak satu untuk jangka waktu tiga bulan dan setelahnya akan disambung kembali. Sejak itu tidak ada komunikasi lagi.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cirebon Kota Ajun Komisaris Galih Wardani saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. “Akan segera kami tindaklanjuti,” kata Galih.

    Lihat: KAI Luncurkan Kereta Ranggajati Rute Cirebon-Jember

    Saat dikonfirmasi, Bupati Sunjaya mengatakan belum mendapatkan surat panggilan dari kepolisian. “Ya silakan saja kalau mau laporan, itu mah biasa,” kata Sunjaya.

    Menurut Sunjaya, pada 2013 lalu juga ada perempuan yang mengaku hamil 4 bulan oleh dia, tapi ternyata tidak bisa dibuktikan. Menurut Sunjaya, tahun ini merupakan tahun politik, sehingga kelemahan-kelemahannya terus dicari-cari.

     IVANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.