Bantu Serap Gabah, 3 Ribu Personel TNI AD Naik Pangkat  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi panen/sawah.  ANTARA/Dedhez Anggara

    Ilustrasi panen/sawah. ANTARA/Dedhez Anggara

    TEMPO.CO, Ngawi - Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat Mayor Jenderal Komarudin Simanjuntak mengatakan 3.000 anggota Tentara Nasional Indonesia telah naik pangkat karena membantu penyerapan gabah petani. “Kapten menjadi mayor dan sebagainya. Pangkat naik karena rekomendasi Menteri Pertanian,” kata Komarudin seusai panen raya padi di Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaeran, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu, 8 Maret 2017.

    Panen raya itu dihadiri Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan sejumlah pihak terkait. Mereka antara lain Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Umum Perum Bulog Wahyu Suparyono; anggota Komite II Dewan Pimpinan Daerah, Ahmad Nawardi; dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono.

    Baca: Serap Gabah, Menteri Amran Minta Bulog Tambah Gudang

    Dalam kesempatan itu, Komarudin memerintahkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) meningkatkan kinerja dalam mendukung swasembada pangan. Babinsa diminta mengintensifkan pengawasan penjualan gabah oleh petani kepada mitra Perum Badan Urusan Logistik (Bulog).

    “Kalau (pengusaha) ada yang tidak bisa beli gabahnya (petani), foto, rekam percakapannya, lalu kirimkan kepada saya,” ucap Komarudin.

    Penegasan itu seiring dengan jaminan yang diberikan pemerintah kepada para petani. Gabah kering giling dengan kadar air 25-30 persen dijanjikan diserap Perum Bulog dengan harga Rp 3.700 per kilogram. Karena itu, ia meminta para petani dapat memanen sebanyak-banyaknya.

    “Jangan ragu tidak ada pembelinya. Kalau perlu, posko terpadu didirikan di dekat lokasi panen,” ujarnya. Di posko terpadu itu, bakal berlangsung mekanisme pembelian dan pembayaran secara langsung.

    Baca juga: Menghormati Papa, Ridho Rhoma Tak Berani Nyanyikan Lagu Gitar Tua

    Direktur Sumber Daya Manusia dan Urusan Umum Perum Bulog Wahyu Suparyono menyatakan pihaknya terus melakukan penyerapan gabah dari petani. Karena itu, ia memerintah Kepala Bulog Subdivisi Regional Madiun aktif turun ke lapangan. “Jangan petentang-petenteng (sombong),” tuturnya.

    NOFIKA DIAN NUGROHO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.