ICW: RUU Pertembakauan Tidak Berpihak ke Petani Tembakau  

Reporter

Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW), Ade Irawan. TEMPO/Ratih Purnama

TEMPO.CO, Jakarta - Deputi Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan menilai tak ada satu pun pasal dalam Rancangan Undang-Undang Pertembakauanyang berpihak ke petani tembakau. Ia mengatakan pembahasan RUU Pertembakauan di Dewan Perwakilan Rakyat rawan konflik kepentingan.

"Saya tidak terlalu yakin untuk membela petani dan potensi konflik kepentingan sangat besar," kata Ade di Restoran Bebek Bengil, Jakarta, Senin 6 Maret 2017.

Baca: YLBHI: RUU Pertembakauan Hanya Menguntungkan Industri Rokok

Menurut Ade, potensi konflik kepentingan sudah muncul ketika proses penyusunan rancangan. Beberapa tata tertib dewan, kata dia, juga diduga telah dilanggar seperti pembahasan yang tertutup saat melibatkan pihak korporasi. "Kami riset juga di tingkat lokal, bahwa banyak tokoh politik yang difasilitasi perusahaan rokok," ujar dia.

ICW, kata dia, kini sedang melacak dan memetakan gejala-gejala potensi konflik kepentingan. Menurut Ade, perusahaan rokok memiliki kepentingan untuk berekspansi. "Namun industri rokok kan beda dengan industri lain karena bahan yang berbahaya," kata dia.

DPR telah mengesahkan RUU Pertembakauan masuk Program Legislasi Nasional 2017 sebagai inisiatif DPR. Presiden Joko Widodo memiliki waktu 60 hari untuk menyetujui atau menolak pembahasan rancangan tersebut. Presiden bakal memutuskan pada Maret 2017.

Baca: Diskusi RUU Pertembakauan: Duit Rokok Mengalir ke Parlemen

Sejumlah kelompok masyarakat pun turun tangan meminta Presiden Jokowi menolak pembahasan RUU Pertembakauan. Beberapa di antaranya, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, Gerakan Kesehatan Ibu dan Anak, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, dan Komnas Pengendalian Tembakau.

Mantan anggota DPR dari Partai Gerindra Sumarjati Arjoso juga mengakui keberpihakan kepada industri dalam pembahasan RUU. Ia pun mempertanyakan RUU yang masuk dalam prolegnas. "Dulu tidak masuk prolegnas, tapi tiba-tiba masuk," kata dia.

Ia memastikan RUU Pertembakauan tidak memiliki keberpihakan pada petani tembakau dan melanggar UUD 1945. "Pertanyaannya merokok mencerdaskan tidak. Mereka banyak yang membuang waktu galau dengan merokok," kata Sumarjati.

ARKHELAUS W.






ICW Desak KPK Ultimatum Jemput Paksa Lukas Enembe, Bagaimana Mekanisme Berdasarkan KUHAP?

1 jam lalu

ICW Desak KPK Ultimatum Jemput Paksa Lukas Enembe, Bagaimana Mekanisme Berdasarkan KUHAP?

Gubernur Papua Lukas Enembe ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap Rp 1 miliar. Mangkir dua kali pemanggilan, haruskah dengan jemput paksa?


Wakil Ketua KPK Sebut Tambang Emas, Lukas Enembe Kemudian Mengaku Punya Tambang Emas

2 jam lalu

Wakil Ketua KPK Sebut Tambang Emas, Lukas Enembe Kemudian Mengaku Punya Tambang Emas

Wakil Ketua KPK mengatakan kalau Lukas Enembe mampu buktikan uang miliaran rupiah miliknya, misalkan dari tambang emas, "Pasti akan kami hentikan".


ICW Desak KPK Layangkan Ultimatum Jemput Paksa ke Lukas Enembe

1 hari lalu

ICW Desak KPK Layangkan Ultimatum Jemput Paksa ke Lukas Enembe

ICW mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi memberikan ultimatum penjemputan paksa ke Gubernur Papua Lukas Enembe.


Popocorn Lung Mengintai Pengisap Rokok Elektrik, Apa Itu?

4 hari lalu

Popocorn Lung Mengintai Pengisap Rokok Elektrik, Apa Itu?

Kecanduan rokok elektrik bisa menimbulkan berbagai penyakit, salah satunya popcorn lung yang menyerang paru-paru.


Penelitian UI Sebut 25 Persen Pendapatan Anak Jalanan Jakarta Buat Beli Rokok, Ironi

11 hari lalu

Penelitian UI Sebut 25 Persen Pendapatan Anak Jalanan Jakarta Buat Beli Rokok, Ironi

Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia membeberkan 25 persen dari total pendapatan harian yang diperoleh anak jalanan untuk beli rokok.


Rokok Elektrik atau Konvensional Sama-sama Berisiko Kanker Paru

12 hari lalu

Rokok Elektrik atau Konvensional Sama-sama Berisiko Kanker Paru

Rokok elektrik atau vape dianggap tetap menyebabkan masalah pada kesehatan, mulai dari batuk hingga potensi kanker paru.


23 Napi Korupsi Bebas Bersyarat, ICW: Harusnya Mereka Berterima Kasih ke Presiden dan DPR

17 hari lalu

23 Napi Korupsi Bebas Bersyarat, ICW: Harusnya Mereka Berterima Kasih ke Presiden dan DPR

ICW mengatakan presiden dan DPR berjasa membantu 23 napi korupsi keluar penjara lebih cepat.


ICW Duga KPK Berupaya Menghindar Mengusut Korupsi Eks Kapolres Bandara Soekarno-Hatta

20 hari lalu

ICW Duga KPK Berupaya Menghindar Mengusut Korupsi Eks Kapolres Bandara Soekarno-Hatta

KPK dinilai tak perlu menunggu laporan masyarakat utnuk mengusut korupsi eks Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Edwin Hatorangan Hariandja.


Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif, Sesak Napas sampai Sakit Jantung

38 hari lalu

Bahaya Asap Rokok bagi Perokok Pasif, Sesak Napas sampai Sakit Jantung

Perokok pasif atau orang yang menghirup asap rokok dapat mengalami berbagai kondisi serius sebagai berikut.


Aturan Produk Tembakau akan Direvisi, Begini Kata Pengusaha Rokok

44 hari lalu

Aturan Produk Tembakau akan Direvisi, Begini Kata Pengusaha Rokok

Gaprindo menyatakan PP No. 109/2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan belum perlu direvisi.