Belajar ke Inggris?British Council Gelar Pameran Universitas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi mahasiswi/pelajar. Shutterstock

    Ilustrasi mahasiswi/pelajar. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - British Council menggelar pameran pendidikan tinggi Inggris di Jakarta. Organisasi internasional tersebut menghadirkan sebanyak 62 institusi pendidikan asal Inggris yang ikut dalam pameran yang berlangsung di Fairmont Hotel, 4-5 Maret 2017.

    “Kami menyelenggarakan pameren untuk mengajak mahasiswa-mahasiswa cerdas Indonesia untuk kuliah di Inggris,” kata Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di Jakarta, Sabtu, 4 Maret 2017.

    Pameran bertema Study UK Discover You Education Exibition tersebut juga akan diselenggarakan di tiga dua kota lainnya. Yaitu Surabaya pada 7 Maret dan Yogyakarta pada 9 Maret 2017.

    Baca juga: Universitas Jember Jajaki Kerja Sama dengan Australia

    Data yang dikeluarkan oleh United Kingdom Visa and Imigration pada 2016 menyatakan ada 3.184 visa bagi pelajar Indonesia yang menempuh studi di Inggris. Jumlah itu meningkat sekitar 18 persen dari 2015 yaitu sebanyak 2.692 visa studi. Bahkan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pun menyatakan menempatkan Inggris sebagai negara tujuan paling favorit bagi pelajar Indonesia.

    Moazzam menuturkan, Inggris memiliki sistem pendidikan yang terbuka. Ia menyebutkan 1 dari 6 mahasiswa yang studi di Inggris adalah berasal dai luar negeri. Tidak hanya itu, pengajar maupun peneliti di universitas-universitas di Inggris juga ada dari luar negeri, yaitu 1 dari seperempat akademisi maupun peneliti berasal dari luar Inggris.

    Dalam pameran tersebut, ada pula beberapa sesi diskusi dari para alumni mahasiswa Indonesia yang pernah kuliah di Inggris. Sebanyak 62 booth juga disediakan dari berbagai universitas lengkap dengan para pemandu yang akan membantu konsultasi perihal pendidikan di Inggris.

    Baca juga: Duh, Pria Jepang Ini Tewas Tertimpa 6 Ton Majalah Porno

    Moazzam pun mengajak para mahasiswa di Indonesia untuk melanjutkan studi ke Inggris. Ia mengklaim biaya studi di Inggris relatif lebih murah dibanding Amerika Serikat, Australia, dan Singapura.

    Moazzam pun percaya lulusan dari universitas di Inggris akan mampu menjadi pemimpin di berbagai bidang. “Ayo sekolah di UK, kesempatan yang besar dan pengalaman yang luar biasa. Saya tahu dari semua alumni, semua menikmati waktunya di sana,” kata dia.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    KPK Berencana Menghapus Hasil Penyadapan 36 Perkara

    Terdapat mekanisme yang tak tegas mengenai penghapusan hasil penyadapan 36 penyelidikan yang dihentikan KPK.