Aparat Bea Cukai Jambi Sita 8 Kilogram Sabu-sabu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bahan-bahan kimia untuk membuat narkotika jenis sabu-sabu saat gelar kasus di Polresta Denpasar, Bali, 19 September 2014. DON SR merupakan pengedar sekaligus pembuat sabu-sabu itu ditangkap dengan sejumlah barang bukti berupa bahan-bahan kimia dan alat pembuat sabu-sabu seharga 300 juta Rupiah. TEMPO/Johannes P. Christo

    Bahan-bahan kimia untuk membuat narkotika jenis sabu-sabu saat gelar kasus di Polresta Denpasar, Bali, 19 September 2014. DON SR merupakan pengedar sekaligus pembuat sabu-sabu itu ditangkap dengan sejumlah barang bukti berupa bahan-bahan kimia dan alat pembuat sabu-sabu seharga 300 juta Rupiah. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jambi - Aparat Bea dan Cukai Kuala Tungkal, Jambi, bersama petugas KP3 Kuala Tungkal menyita sedikitnya delapan kilogram narkoba jenis sabu-sabu yang dibawa penumpang Kapal Marina Srikandi 7 di Dermaga Laut Kuala Tungkal sekitar pukul 15.30, Senin, 27 Februari 2017.

    "Keberhasilan itu saat anggota kami bersama aparat Polres Kuala Tungkal melakukan operasi rutin pada setiap kapal yang bersandar di Dermaga Laut Kuala Tungkal," kata Kepala Bea Cukai Jambi Priyono Triatmojo kepada Tempo, Kamis, 28 Februari 2017.

    Baca juga:
    Sabu-sabu Diduga Banyak di Pedesaan Kabupaten Bangkalan
    Polisi Bakar Bilik Nyabu Si Markawi Bandar Narkoba Sabu-Sabu

    Saat diperiksa, Kapal Marina Srikandi 7 yang tiba dari Batam, Kepulauan Riau itu, membawa delapan penumpang. "Setelah kita melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan mereka ditemukan narkoba jenis sabu-sabu pada sebuah tas ransel sebanyak delapan paket serta senjata api soft gun" ujarnya.

    Menurut Priyono, tas ransel berisi sabu-sabu itu diketahui milik empat penumpang. Dua di antaranya merupakan warga Batam, yakni Dranny Putrawira alias Puput, 30 tahun, dan Feri Sarah Rahyan alias Fika (27), sedangkan dua orang lain adalah warga Kota Jambi, Heri Kistanto alias Heri (43) dan Erwin Syahrudin alias Erwin (34).

    Keempat tersangka tersebut kini ditahan di Mapolres Tanjung Jabung Barat, Jambi, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

    "Kami memang rutin melakukan pemeriksaan, baik penumpang maupun barang, di Dermaga Kuala Tungkal mengingat jalur ini rawan masuknya barang ilegal karena berdekatan dengan Batam serta perairan Singapura dan Malaysia," kata Priyono.

    SYAIPUL BAKHORI

    Simak:
    Rizieq Syihab Bersaksi, Pengacara Ahok Khawatirkan Ini
    Jamuan Raja Arab di Bogor, Ada Nasi Kebuli dan Tari-tarian


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Dilarang dan Dibatasi Selama Pemberlakuan PSBB Jakarta

    Anies Baswedan memberlakukan rencana PSBB pada 9 April 2020 di DKI Jakarta dalam menghadapi Covid-19. Sejumlah kegiatan yang dilarang dan dibatasi.