Suhardi: BNPT Terapkan Multistrategi Hadapi Teroris

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Suhardi Alius setelah rapat koordinasi gubernur di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Kamis 24 November 2016. TEMPO/Arkhelaus W

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius mengatakan institusinya menerapkan multistrategi di dalam menghadapi terorisme.

"Tidak ada strategi tunggal karena kelompok teror selalu bergerak dinamis mengadaptasi perubahan lingkungan strategis, baik lokal, nasional, maupun global," katanya saat membuka Rapat Kerja Nasional Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Jakarta, Selasa malam, 21 Februari 2017.

Berita terkait: BNPT: Rekrutmen Calon Teroris Sasar Kampus dan Perkantoran



Serangan teror di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Januari 2016.

Salah satu strategi yang dipakai BNPT dalam menghadapi terorisme adalah melibatkan seluruh komponen bangsa, terutama tokoh dan kekuatan lokal di daerah-daerah melalui FKPT.

"FKPT merupakan bagian dari strategi kontraradikalisasi dalam membentengi masyarakat dari pengaruh paham radikal terorisme," kata mantan Kabareskrim Polri itu.

Menurut dia penguatan nilai-nilai lokal efektif mencegah paham radikal. Nilai-nilai budaya dan kearifan lokal merupakan penguat solidaritas dan kohesivitas masyarakat. Karena itu, BNPT memberikan porsi besar pelibatan para tokoh tersebut sebagai garda depan dalam menyelesaikan persoalan lokal, termasuk persoalan radikalisme dan terorisme.

Simak pula: Ini Upaya Menanggulangi Ancaman Terorisme Versi Kepala BNPT

Dikatakannya, terorisme bukan persoalan pelaku, jaringan, sasaran, dan aksi brutalnya saja, melainkan persoalan ideologi, keyakinan, dan pemahaman yang keliru tentang cita-cita yang tidak sesuai dengan pandangan hidup bangsa, yakni Pancasila.

"Karena itulah, peluru tajam, penangkapan, dan penegakan hukum dirasa bukan jalan tunggal yang dapat memutus aktivitas terorisme di Indonesia," kata mantan Sekretaris Utama Lemhannas ini.

Rakernas FKPT, menurut dia, merupakan momentum yang tepat untuk merekatkan kebersamaan dan solidaritas dalam melawan berbagai bentuk ancaman kekerasan yang dapat mengganggu kedamaian masyarakat dan kedaulatan negara.

Dikatakannya, seluruh pengurus FKPT harus dapat meningkatkan ketahanan diri dari pengaruh paham radikal terorisme seraya membangun deteksi dini melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Lihat juga: Atasi Terorisme, BNPT dan Polri Intensifkan Kerja Sama

"Terorisme bisa terjadi di mana pun dan kapan pun secara tak terduga. Para pelaku juga merupakan bagian dari masyarakat yang setiap saat ada dan bisa jadi mendiami lingkungan sekitar kita," katanya.

Ia berharap FKPT bisa menjadi kekuatan dan modal besar dalam membendung paham radikal yang dapat menjerumuskan masyarakat pada aksi kekerasan dan terorisme.

Rakernas FKPT digelar hingga Jumat, 24 Februari 2017, diikuti oleh 288 pengurus FKPT di 32 provinsi. Di acara tersebut Kepala BNPT memberikan penghargaan kepada beberapa FKPT yang menunjukkan kegiatan terbaiknya di masing-masing bidang selama tahun 2016.

ANTARA






Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari, BNPT: Ideologi Disebarkan Berkedok Dakwah

1 hari lalu

Tersangka Khilafatul Muslimin Diserahkan ke Kejari, BNPT: Ideologi Disebarkan Berkedok Dakwah

Polda Metro Jaya menyerahkan tersangka Khilafatul Muslimin ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi pada Senin, 3 Oktober 2022.


Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

9 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

19 hari lalu

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Abu Bakar Baasyir menerima kunjungan pimpinan BNPT pada Rabu 14 September 2022


Anies Baswedan Puji Hajatan Betawi yang Digagas Anggota DPD Dailami Firdaus

37 hari lalu

Anies Baswedan Puji Hajatan Betawi yang Digagas Anggota DPD Dailami Firdaus

Anies Baswedan, menghadiri acara Hajatan Betawi 3 yang digagas Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus.


Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

41 hari lalu

Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menilai guru bisa mengajarkan muridnya agar menjunjung kebhinekaan dan Pancasila sehingga terhindar dari radikalisme


Yasonna Sebut BNPT Sudah Terbitkan Rekomendasi Remisi Buat Umar Patek

42 hari lalu

Yasonna Sebut BNPT Sudah Terbitkan Rekomendasi Remisi Buat Umar Patek

Remisi terhadap Umar Patek mendapat sorotan. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah mendengar segala masukan.


Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

42 hari lalu

Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

Yasonna Laoly menyatakan remisi kepada Umar Patek sudah mendapatkan rekomendasi dari BNPT.


Pemerintah Telah Menyalurkan Kompensasi pada 650 Korban Kasus Terorisme

44 hari lalu

Pemerintah Telah Menyalurkan Kompensasi pada 650 Korban Kasus Terorisme

Secara keseluruhan, pemerintah mencatat sebanyak 1.370 korban terorisme masa lalu maupun korban terorisme pasca-lahirnya UU No. 5 Tahun 2018.


40 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucap Ikrar Setia pada NKRI

49 hari lalu

40 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucap Ikrar Setia pada NKRI

Ikrar setia pada NKRI dilakukan oleh para napi terorisme yang sudah mengikuti program deradikalisasi


Buntut Kasus ACT, BNPT Siapkan 5 Langkah Putus Pendanaan Teror Berkedok Amal

8 Juli 2022

Buntut Kasus ACT, BNPT Siapkan 5 Langkah Putus Pendanaan Teror Berkedok Amal

BNPT akan mendorong dan memfasilitasi aparat hukum menyelidiki dan menyidik berbagai lembaga amal yang diduga terhubung dengan jaringan terorisme.