Semen Indonesia Bantah Tuduhan Membakar Tenda Petani Rembang  

Reporter

Massa pendukung dan penolak pabrik Semen Indonesia di Rembang sama sama melakukan aksi di depan kantor Gubernur Jawa Tengah, 27 Desember 2016. Polisi memisahkan aksi mereka agar tidak terjadi bentrok fisik. Budi Purwanto

TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Perusahaan PT Semen Indonesia Agung Wiharto menyatakan massa yang membakar tenda dan musola milik petani Rembang penolak pabrik semen bukan pekerja pabriknya.

"Saya dapat informasi, itu (yang membakar) orang yang pro ke kami," kata Agung kepada Tempo saat dihubungi, Sabtu, 11 Februari 2017.

Agung mengklaim sekitar 90 persen penduduk di Rembang mendukung berdirinya pabrik semen di sana. Akibatnya, warga yang pro dan kontra berhadapan satu sama lain. "Bahkan kami dibilang tidak usah ikut campur, karena itu urusan warga," ucapnya.

Baca juga:
SBY Bernyanyi: Tuhan Kirimkan Aku, Gubernur Baik Hati

Mau Curcol di Medsos Gara-gara Putus Cinta? Cek Dulu Kiatnya

Agung menjelaskan, saat ini, pihaknya sama sekali tidak mengoperasikan pabrik semen di Rembang. Alasannya, izin lingkungannya sudah dicabut Gubernur Jawa Tengah, ditambah pabrik tersebut belum selesai pembangunannya. "Pabrik itu baru dibangun 98 persen, bagaimana bisa beroperasi," ujarnya.

Aktivitas penambangan pun belum dilakukan. Agung menuturkan hal yang sekarang dilakukan pihaknya adalah pengamanan dan perawatan terhadap alat-alat yang bernilai Rp 5 triliun. "Mesin-mesin itu kami rawat," ucapnya.

Agung mengatakan, setelah izin pembangunan dicabut, PT Semen Indonesia merumahkan 3.000 pekerja. Karena itu, dia menyatakan semua aktivitas, selain aktivitas pengamanan alat-alat, sudah diberhentikan pihak PT Semen Indonesia.

Sebelumnya, Koordinator Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK) Joko Prianto menyatakan ada pembakaran tenda perjuangan dan musala para petani penolak pabrik semen di Rembang. Dia menjelaskan, kejadian itu terjadi kemarin malam dan diduga dilakukan pekerja pabrik semen. (Baca: Tenda Perjuangan Tolak Pabrik Semen Rembang Dibakar)

DIKO OKTARA







Inilah Lima Saham Berpotensi Naik Versi Astronacci, Apa Saja?

13 jam lalu

Inilah Lima Saham Berpotensi Naik Versi Astronacci, Apa Saja?

Perusahaan riset pasar keuangan Astronacci International memperkirakan saham-saham yang berpotensi mengalami kenaikan dalam waktu dekat.


Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Peringatan Dini Tsunami Gempa Maluku

20 hari lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Peringatan Dini Tsunami Gempa Maluku

Gempa magnitudo 7,9 guncang Maluku, pada Selasa, 10 Januari 2023, pukul 00.47 WIB.BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami.


Kritik Walhi Terhadap Amdal di Perpu Cipta Kerja, Ini Pasal Bermasalah

20 hari lalu

Kritik Walhi Terhadap Amdal di Perpu Cipta Kerja, Ini Pasal Bermasalah

Perpu Cipta Kerja mengubah beberapa peraturan terkait Amdal. Apa sajakah peraturannya, dan mengapa Walhi mengkritisi?


Walhi: Perpu Cipta Kerja Mereduksi Makna Amdal

24 hari lalu

Walhi: Perpu Cipta Kerja Mereduksi Makna Amdal

Walhi Indonesia mengkritisi pemerintah ihwal aturan perizinan lingkungan yang dimuat dalam Perpu Cipta Kerja.


Perpu Cipta Kerja Dinilai Langgengkan Pasal yang Mengancam Lingkungan Hidup

24 hari lalu

Perpu Cipta Kerja Dinilai Langgengkan Pasal yang Mengancam Lingkungan Hidup

Satya Bumi juga menyoroti Perpu Cipta Kerja yang masih mempertahankan aturan yang memangkas hak masyarakat adat dalam penyusunan Amdal.


Kemenko Perekonomian: PR Paling Besar Proyek PSN adalah Pengadaan Tanah

26 Juli 2022

Kemenko Perekonomian: PR Paling Besar Proyek PSN adalah Pengadaan Tanah

Wahyu Utomo menyebutkan pengadaan lahan menjadi isu terbesar proyek strategis nasional (PSN) selama semester I-2022.


Laba Kuartal I Semen Indonesia Naik 10,7 Persen Jadi Rp 498,5 Miliar

29 Mei 2022

Laba Kuartal I Semen Indonesia Naik 10,7 Persen Jadi Rp 498,5 Miliar

Laba Semen Indonesia meningkat 10,7 persen ketimbang periode yang sama tahun lalu.


DKI: PT KCN Terbukti Jadi Penyebab Polusi Debu Batu Bara di Rusun Marunda

15 Maret 2022

DKI: PT KCN Terbukti Jadi Penyebab Polusi Debu Batu Bara di Rusun Marunda

Pemerintah DKI Jakarta memberikan sanksi kepada PT Karya Citra Nusantara (KCN) atas polusi debu batu bara di Rusun Marunda


Proyek Serampangan Nasional di Desa Wadas

1 Maret 2022

Proyek Serampangan Nasional di Desa Wadas

Konflik sosial di Desa Wadas memuncak pada 8 Februari 2022.


Jangan Salah, Ini Perbedaan Antara AMDAL dan ANDAL

26 Februari 2022

Jangan Salah, Ini Perbedaan Antara AMDAL dan ANDAL

AMDAL dan ANDAL berbeda. Perbedaan ini dapat dilihat dari tujuan dan posisinya dalam sebuah dokumen.