Kasus Suap Atase KBRI Malaysia, Migrant Care: Usut Tuntas

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Ilustrasi. TEMPO/Kink Kusuma Rein

TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Eksekutif Migrant Care Wahyu Susilo meminta pemerintah dan juga Malaysia untuk segera mengambil langkah menyusul ditetapkannya Atase Imigrasi Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi atas dugaan kasus suap pengurusan dokumen paspor WNI di Malaysia.

"Pemerintah dan Malaysia harus mengungkap tuntas kasus suap pengurusan dokumen paspor yang melibatkan pejabat publik Indonesia dan Malaysia serta korporasi Indonesia dan Malaysia sehingga pengusutan tidak hanya berhenti pada Atase Imigrasi KBRI Kuala Lumpur," kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 Februari 2017.

Baca: Menteri Hanif ingin Hilangkan Suap TKI

Menurut Wahyu, seluruh pihak yang terlibat dalam pengambilan keuntungan tak sah yang merugikan buruh migran di Malaysia harus diusut, termasuk IMAN Resources SDN BHD. "Yang memonopoli pemberian layanan perpanjangan permit dan pemulangan buruh migran tidak berdokumen dengan biaya yang sangat mahal dan tanpa adanya jaminan kepastian hukum."

Sebelumnya, Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur memulangkan Atase Imigrasi, Dwi Widodo, ke Indonesia setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkannya sebagai tersangka pembuatan paspor bagi WNI di Malaysia. Menurut Kuasa Usaha Ad-Interim KBRI Kuala Lumpur, Andreno Erwin, Dwi sudah berstatus nonaktif di KBRI Kuala Lumpur saat ditetapkan sebagai tersangka.

ANGELINA ANJAR SAWITRI






KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

14 jam lalu

KPK Periksa Pilot dan Direktur RDG di Kasus Lukas Enembe

KPK belum berhasil memeriksa Lukas Enembe. Lukas beralasan sakit.


KPK Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

1 hari lalu

KPK Tahan Penyuap Hakim Agung Sudrajad Dimyati

KPK menyangka Sudrajad Dimyati dan lima pegawai MA itu menerima suap terkait pengurusan perkara pailit KSP Intidana.


Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

5 hari lalu

Jaksa Dakwa Eks Wali Kota Ambon Terima Suap Rp 11,259 Miliar

Wali Kota Ambon selama dua periode ini didakwa telah menerima suap dan atau gratifikasi dari sejumlah kepala dinas di Pemkot Ambon.


Breaking News: KPK Resmi Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

11 hari lalu

Breaking News: KPK Resmi Tahan Hakim Agung Sudrajad Dimyati

Hakim Agung Sudrajad Dimyati resmi ditahan KPK hari ini. Dia ditahan sebagai tersangka kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung.


Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati, KPK Geledah Mahkamah Agung

11 hari lalu

Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati, KPK Geledah Mahkamah Agung

Kasus Hakim Agung Sudrajad Dimyati terus didalami KPK. Hari ini penyidik menggeledah gedung Mahkamah Agung.


Kasus Suap Rektor Unila Karomani, KPK Tanya Ini Kepada Saksi Tjitjik

23 hari lalu

Kasus Suap Rektor Unila Karomani, KPK Tanya Ini Kepada Saksi Tjitjik

Prof Karomani yang saat itu menjabat Rektor Unila terjaring operasi tangkap tangan KPK pada Sabtu, 20 Agustus 2022, di Bandung karena kasus suap.


Diduga Terima Uang Suap Kasus Judi Online, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terancam PTDH

27 hari lalu

Diduga Terima Uang Suap Kasus Judi Online, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan Terancam PTDH

Sanksi PTDH adalah ancaman maksimal terhadap pelanggaran kode etik yang diduga dilakukan Kanit Reskrim Polsek Penjaringan dan 7 anak buahnya.


KPK Undang LPSK untuk Dalami Dugaan Suap Kasus Ferdy Sambo

43 hari lalu

KPK Undang LPSK untuk Dalami Dugaan Suap Kasus Ferdy Sambo

Saat itu LPSK mendatangi Ferdy Sambo di kantornya untuk membicarakan permintaan perlindungan dari istrinya, Putri Candrawathi dan Bharada E.


Kasus Suap Rektor Unila Disebut Mencoreng Dunia Pendidikan

43 hari lalu

Kasus Suap Rektor Unila Disebut Mencoreng Dunia Pendidikan

Ketua PP Muhammadiyah Anwar menyebut kasus suap yang diduga dilakukan Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani mencoreng dunia pendidikan.


Rektor Unila Tersangka Dugaan Suap, Kampus Pastikan Kuliah Berjalan Normal

43 hari lalu

Rektor Unila Tersangka Dugaan Suap, Kampus Pastikan Kuliah Berjalan Normal

Pimpinan Unila menyatakan semua aktivitas belajar mengajar dan pelayanan dasar Unila tetap berjalan sebaik-baiknya