Napi Pelesiran Sukamiskin, Ini Temuan Tempo Vs Kementerian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fasilitas Bintang Lima Penjara Sukamiskin

    Fasilitas Bintang Lima Penjara Sukamiskin

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menelusuri semua informasi yang ditemukan tim Investigasi majalah Tempo tentang pelesiran dan fasilitas mewah narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Arcamanik, Bandung. Sejumlah pejabat membeberkan temuan dan bantahan.

    Lihat video: Fasilitas Bintang Lima Penjara Sukamiskin

    Saung mewah

    Tempo: Ada 37 saung berfasilitas mewah di Taman Bung Karno. Jumlahnya terus bertambah.

    Kemkumham: Pembangunan sudah dilakukan sejak lama. Kepala Lapas Dedi Handoko tak bisa langsung menghentikan dan membongkar karena mendapat perlawanan.

    Iuran listrik dan air

    Tempo: Narapidana harus membayar untuk mendapatkan ruang tahanan terbaik. Mereka juga harus membayar iuran untuk membayar listrik dan air.

    Kemkumham: Seluruh biaya hidup narapidana berasal dari anggaran Kementerian. Tak ada yang membayar sendiri. Penelusuran penadah iuran masih berjalan.

    Baca juga:
    Napi Korupsi Bebas Pelesiran, Bertemu Istri Muda

    Napi Pelesiran Tak Hanya di Lapas Sukamiskin

    Uang suap ke pejabat lapas

    Tempo: Narapidana harus mengeluarkan uang Rp 5–10 juta kepada sipir atau pejabat lapas agar bisa keluar tanpa pengawalan.

    Kemkumham: Ada permainan di petugas pengawalan dan sipir. Ini tanpa sepengetahuan Dedi.

    Modus izin sakit

    Tempo: Narapidana beralasan sakit dan keluar menggunakan mobil ambulans.

    Kemkumham: Tim menemukan surat rujukan resmi dari dokter. Semua sesuai dengan prosedur.

    Narapidana ke apartemen atau rumah kontrakan

    Tempo: Anggoro Widjojo pergi ke Apartemen Gateway dan Romi Herton ke rumah kontrakan di Jalan Kuningan, Bandung.

    Kemkumham: Pemeriksaan terhadap seluruh pengawal dan sudah menyiapkan sanksi. Kepolisian Daerah Jawa Barat juga memeriksa polisi yang tercatat mengawal narapidana Lapas Sukamiskin.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Simak juga:
    Begini Ketatnya Blok Super Maximum Security LP Gunungsindur
    Kisah Napi Sukamiskin Pelesiran, dari Gayus sampai Anggoro


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.