Ini Argumen Wiranto Sebut Istilah Pribumi dan Nonpribumi Sudah Basi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PP PBSI Wiranto memberikan kata sambutan dalam upacara pelantikan pengurus PP PBSI di Jakarta, 19 Januari 2017. Dalam sambutannya Wiranto menyatakan akan segera melakukan sebuah langkah organisasi dalam rangka melaksanakan tugas pokok memajukan bulu tangkis. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum PP PBSI Wiranto memberikan kata sambutan dalam upacara pelantikan pengurus PP PBSI di Jakarta, 19 Januari 2017. Dalam sambutannya Wiranto menyatakan akan segera melakukan sebuah langkah organisasi dalam rangka melaksanakan tugas pokok memajukan bulu tangkis. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menekankan pentingnya pembauran antara masyarakat etnis minoritas dan mayoritas. Hal itu disampaikannya saat berdiskusi dengan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). 

    "Istilah pribumi dan nonpribumi tak layak dikembangkan, karena menghambat Bhinneka Tunggal Ika," ujar Wiranto di Plaza Sinarmas, Jakarta Pusat, Kamis, 26 Januari 2017.

    Dia memastikan negara melindungi setiap warga negara Indonesia dari semua jenis, suku, dan lingkungan. "Setiap WNI yang lahir dalam model apa pun dilindungi negara. Jadi yang minoritas tak perlu khawatir." 

    Wiranto pun meminta masyarakat tak saling membedakan latar belakang. "Harus ada kesadaran bagi yang minor (etnis minoritas) untuk membaur dan kesadaran yang mayoritas untuk menerima," ucap purnawirawan jenderal TNI itu. 

    Baca juga:
    Kasus Rizieq di Jabar, dari 'Campu Racun' sampai Soal Tanah

    Dia memandang keberagaman sebagai pedang bermata dua, yang bisa menjadi kekuatan sekaligus menimbulkan kerawanan. 

    "Kalau egosentris pecah, keberagaman tak bisa dibingkai jadi persatuan. Itu kondisi kita (Indonesia) siap hancur-hancuran," ucap Wiranto. 

    YOHANES PASKALIS

    Simak:
    PAN Tegaskan Hakim Patrialis Sudah Bukan Kadernya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dijen Imigrasi Ronny Sompie Dicopot Terkait Harun Masiku

    Pencopotan Ronny Sompie dinilai sebagai cuci tangan Yasonna Laoly, yang ikut bertanggung jawab atas kesimpangsiuran informasi kasus Harun.