Kemristekdikti Minta Kasus Mahasiswa UII Diinvestigasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Kegiatan materi kelas Mapala Unisi Yogyakarta. Materi lapangan yang diduga diwarnai kekerasan dilakukan di lereng selatan Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, pada 14-22 Januari 2017. Instagram.com

    Foto Kegiatan materi kelas Mapala Unisi Yogyakarta. Materi lapangan yang diduga diwarnai kekerasan dilakukan di lereng selatan Gunung Lawu, Karanganyar, Jawa Tengah, pada 14-22 Januari 2017. Instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Intan Ahmad meminta kasus kematian mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta diinvestigasi.

    "Saya rasa semua harus dilakukan investigasi dengan sebaik-baiknya, pihak kampus sedang melakukan investigasi internal," ujar Intan di Jakarta, Selasa 24 Januari 2017.

    Baca juga:
    Tiga Mahasiswanya Tewas, UII Bekukan Kegiatan Mapala
    Rektor UII Akui Ada Kekerasan, Ayah Korban: Ada Penganiayaan

    Dia mengatakan saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus kekerasan yang menewaskan tiga mahasiswa tersebut. "Jadi siapapun yang bersalah harus bertanggung jawab," ucapnya.

    Sebanyak tiga mahasiswa UII meninggal dunia setelah mengikuti pendidikan dasar (diksar) di lereng selatan Gunung Lawu, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Fadli (19) dari jurusan Teknik Elektro angkatan 2015, Syaits Asyam (19) dari Teknik Industri, dan Ilham Nurpadmy Listia Adi dari Fakultas Hukum angkatan 2015.

    Intan mengatakan kewenangan mengenai panduan di luar kampus diatur oleh rektor masing-masing di tiap perguruan tinggi. "Tapi selalu disampaikan bahwa untuk setiap kegiatan harus didampingi oleh dosen," katanya. Dia menegaskan segala bentuk kekerasan baik fisik dan nonfisik dilarang. Sanksi melalui yayasan, tapi jika ada yang melanggar hukum harus diproses.

    ANTARA

    Baca juga:
    Ryamizard: Kita Tidak di Kiri-Kanan, Pancasila di Tengah
    Misteri Kematian Mahasiswa UII, Diare atau Dianiaya?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.