Tabrak Kerbau, Satu Polisi Meninggal, Satu Kritis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Supri

    REUTERS/Supri

    TEMPO.CO, Bima-Kecelakaan maut menimpa dua polisi di jalan lintas Bima-Dompu, Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Rabu siang, 18 Januari 2017. Korban adalah Brigadir Azwar Anas dan Brigadir Ridwan, anggota Sentra Pelayanan Kepolisian  Resor Kabupaten Bima.

    Mereka yang sedang berboncengan sepeda motor dan mengenakan pakaian dinas, tiba-tiba menabrak kerbau. Azwar yang berada dalam boncengan meningga dunia, adapun Ridwan kritis.

    Baca juga:

    Lima Polisi Lanny Jaya Terluka Dikeroyok Massa

    Warga Panda, Firman, menuturkan kecelakaan terjadi saat  kondisi jalan sedang sepi. Beberapa pemuda langsung ke lokasi kecelakaan setelah diberitahu pengendara lain yang kebetulan lewat.

    “Begitu dikasih tahu, saya bersama teman yang masih begadang langsung ke lokasi. Ketika itu korban yang menggunakam seragam polisi  tergeletak di badan jalan,” kata Firman.

    Tidak lama kemudian anggota Polres Bima mendatangi lokasi dan langsung mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Bima. “Keduanya langsung dibawa ke RSUD Bima menggunakam mobil,” kata Firman.

    Menurut keterangan saksi mata, ujar Firman, korban yang mengendarai Yamaha Jupiter 159 terjatuh karena menabrak kerbau. Di lokasi kejadian, ucap Firman, memang sering ada kerbau liar yang lalu-lalang melintasi jalan. “Kata orang pertamakali melihat, korban menabrak kerbau yang melintas jalan,” ujarnya.

    Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bima Inspektur Satu Caka Putu Gde saat dikonfirmasi belum bersedia menjelaskan peristiwa itu. “Kasus  masih dalam penyelidikan,” katanya melalui pesan WhatsApp.

    Kapolres Bima Kabupaten Ajun Komisaris Besar M. Eka Fathurrahman mendatangi rumah duka di RT 05, Kelurahan Santi. Usai salat, prosesi penyerahan jenazah dilakukan dari pihak keluarga kepada Polres Bima. Kakak korban, Abdul Khair, tidak mampu menahan  tangis saat prosesi penyerahan jenazah dilakukan. Azwar meninggalkan satu istri dan tiga anak.

    AKHYAR M. NUR

    Simak:

    Pemimpin Umat Terbelah: Moderat dan Kanan, Hamdan Prihatin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.