Pascabanjir Pasuruan, Perjalanan Kereta Api Masih Dibatasi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ejumlah pengendara sepeda motor berusaha melintasi genangan air yang membanjiri Jalan Raya Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (2/1). ANTARA/Musyawir

    ejumlah pengendara sepeda motor berusaha melintasi genangan air yang membanjiri Jalan Raya Kraton, Pasuruan, Jawa Timur, Senin (2/1). ANTARA/Musyawir

    TEMPO.CO, Jember - Laju kecepatan perjalanan seluruh kereta di wilayah Daerah Operasi 9 Jember yang melintasi wilayah Kabupaten Pasuruan masih dibatasi 40 kilometer per jam. Banjir sempat menggenangi rel di kilometer 58 + 7/8 antara Stasiun Pasuruan - Bangil, Jawa Timur.

    Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 9 Lukman Arif mengatakan kecepatan kereta yang melewati kawasan tersebut masih 40 km per jam dari kecepatan normalnya 60 km per jam. Dia menargetkan laju kereta kembali normal pada Sabtu 14 Januari 2017. "Dengan catatan cuaca tidak hujan lagi," katanya, di Kabupaten Jember, Jumat 13 Januari 2017.

    Akibatnya, keterlambatan datangnya kereta di sejumlah stasiun tujuan berkisar 15-20 menit karena kecepatan kereta saat melintas di Km 58 +7/8.  "Harus dikurangi demi keselamatan penumpang," ucapnya.

    Baca juga:
    Debat Pilkada DKI, Begini Profil 4 Panelis dan Moderator
    Markas GMBI Bogor Dibakar Massa, 20 Orang Ditangkap Polisi

    Lukman menyampaikan, PT KAI Daop 9 Jember memninta maaf kepada masyarakat khususnya pengguna jasa kereta api atas ketidaknyamanan dan keterlambatan kereta tiba di stasiun. Menurutnya petugas PT KAI akan berupaya semaksimal mungkin untuk menormalkan kembali jalur tersebut hingga perjalanan kereta berkecepatan normal yang diizinkan yakni 60 km/jam.

    "Alhamdulillah sejauh ini persoalan banjir di Pasuruan tidak mempengaruhi jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi kereta api karena sebagian besar penumpang sudah memesan jauh-jauh hari tiket kereta, bahkan ada yang sudah memesan 90 hari sebelum keberangkatan," tuturnya.

    Berdasarkan data di Daop 9 Jember, kepadatan penumpang pada Jumat 13 Januari 2017 untuk KA jarak jauh sekitar 85 persen dari tujuh kereta jarak jauh yang berangkat dari wilayah Daop 9 sepanjang Kabupaten Banyuwangi hingga Pasuruan. Sebelumnya perjalanan KA Mutiara Timur malam jurusan Banyuwangi-Surabaya dan sebaliknya jurusan Surabaya-Banyuwangi, serta satu kereta barang terganggu karena banjir menggenangi rel kereta di Kabupaten Pasuruan, pada Rabu 11 Januari 2017 malam.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Memberangkatkan 529 Kloter pada Musim Haji 2019

    Pada musim haji 2019, Indonesia memberangkatkan 529 kelompok terbang, populer disebut kloter, yang akan dibagi dalam dua gelombang.