Rizieq Syihab Tuntut Sukmawati Soekarnoputri Minta Maaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mendatangi Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan, di Bandung, Jawa Barat, 12 Januari 2017. ANTARA FOTO

    Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab mendatangi Mapolda Jabar untuk menjalani pemeriksaan, di Bandung, Jawa Barat, 12 Januari 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Imam Besar Front Pembela Islam Rizieq Syihab menuntut Sukmawati Soekarnoputri menarik laporannya atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan lambang negara. Ia mengaku, ungkapan yang ada di dalam barang bukti video ceramahnya adalah bentuk kritik terhadap rancangan Pancasila yang digagas Sukarno.

    "Kalau Sukmawati menyadari beliau yang gagal paham terhadap maksud tesis ilmiah saya, dan menarik laporan, saya maafkan. Kalau terus, saya akan laporkan balik pencemaran nama baik dan berupaya mengkriminaliasi tesis ilmiah," ujar Rizieq setelah menjalani pemeriksaan di Markas Polda Jawa Barat, Kamis, 12 Januari 2017.

    Berita terkait: Rizieq Sebut Sukmawati Mengkriminalisasi Tesis Ilmiahnya

    Sukmawati melaporkan Rizieq kepada pihak kepolisian lantaran diduga telah melakukan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap simbol negara. Pelaporan tersebut didasarkan pada sebuah video ceramah Rieziq, di Bandung, tahun 2011. Dalam video tersebut Rizieq menyinggung soal Pancasila dan Sukarno.

    Rizieq menampik telah menghina Pancasila. Ia menjelaskan, ungkapan tersebut merupakan bentuk kritik terhadap rancangan pertama Pancasila yang digagas oleh Sukarno. Pancasila yang dikritik Rizieq adalah Pancasila yang menempatlan Sila Ketuhanan di sila terakhir.

    Simak pula: Rizieq Diperiksa Polda Jabar, Dua Kelompok 'Adu' Zikir

    "Bagi saya Pancasila sebagai dasar negara itu sudah final, cuma yg perlu diselidiki itu lahirnya tanggal berapa. Ini yang masih jadi perdebatan. Saya minta pemerinntah mentapkan 22 Juni sebagi hari lahir Pancasila atau jalan tengahnya tanggal 18 Agustus," kata dia.

    Pentolan FPI ini memenuhi panggilan Polda Jawa Barat untuk diperiksa terkait laporan pencemaran nama baik dan penghinaan simbol negara. Rizieq diperiksa sekitar 4 jam di ruangan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar.

    IQBAL T. LAZUARDI S

    Baca juga:
    Soal Palu-Arit di Uang Baru, Ini Langkah Menteri Sri Mulyani
    Dituduh Terlibat Rekayasa Kasus Ahok, Ini Kata MUI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.