Ini Rekam Jejak Pendidikan Penulis Jokowi Undercover

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Blora - Penulis buku Jokowi Undercover, Bambang Tri Mulyono, 45 tahun, punya rekam jejak pendidikan yang baik saat duduk di bangku sekolah dasar-sekolah menengah atas. Sayangnya, meski selalu mendapat ranking kelas, dia tidak tamat kuliah alias dropout saat menempuh pendidikan di Universitas Negeri Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

    “Sekolahnya pintar, sering dapat ranking,” ujar Bambang Sartono, 54 tahun, kakak Bambang Tri, kepada Tempo, Jumat, 6 Januari 2017.

    Baca Juga:
     Penulis Jokowi Undercover Rajin Update Status di Facebook

    Bambang Sartono menceriterakan, adiknya menempuh pendidikan di SD Negeri Sukorejo, SMP Negeri 2 Blora, dan SMA Negeri 1 Blora. Dia menonjol dalam pelajaran matematika, ilmu pengetahuan alam, dan bahasa Inggris. Selain itu, dia pandai mengaji.

    Setelah lulus SMA Negeri 1 Blora, ucap dia, Bambang Tri ikut tes perguruan tinggi negeri. Pilihannya adalah Universitas Diponegoro, Semarang, dan Unsoed. Ternyata dia diterima di dua universitas tersebut. Bambang Tri kemudian memilih Unsoed dengan Jurusan Pertanian. 

    Baca juga: Penulis Jokowi Undercover, Tito: Mohon Maaf Intelektualnya

    Sayang, Bambang Tri dropout dari perguruan tinggi negeri tersebut. Padahal kuliahnya sudah masuk tahun-tahun akhir. Dia diketahui sudah melakukan penelitian dan sedang mengajukan proposal untuk persiapan skripsi. Kabarnya, Bambang dropout karena asyik dengan dunia menulis, membuat tabloid, dan berkelana ke beberapa pondok pesantren untuk mendalami agama Islam. 

    Kepolisian Republik Indonesia menangkap Bambang Tri di Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, pada Jumat, 30 Desember 2016. Dia ditangkap atas dugaan ujaran kebencian yang dalam buku yang ditulisnya itu.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Brigadir Jenderal Rikwanto menuturkan Bambang Tri ditahan di Jakarta. "Tersangka Bambang Tri Mulyono dititipkan penahanannya di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya," kata Rikwanto dalam keterangan resminya, Sabtu, 31 Desember 2016.

    SUJATMIKO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.