Sweeping Restoran di Solo, Pelaku Lukai 3 Perempuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Suhaib Salem

    REUTERS/Suhaib Salem

    TEMPO.CO, Semarang - Kepolisian Daerah Jawa Tengah masih melakukan olah tempat kejadian perkara kasus aksi sweeping yang disertai perusakan dan penyerangan oleh sejumlah orang di Restoran Social Kitchen Solo pada Ahad dini hari, 18 Desember 2016. Sejumlah orang luka-luka, termasuk tiga perempuan yang sedang berada di restoran.

    Kepala Humas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar R. Djarod Padakova menyatakan penyidik juga masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi-saksi untuk melakukan proses hukum. “Bila ditemui ada perbuatan pidana, akan dilakukan proses hukum,” kata Djarod kepada Tempo di Semarang, Senin malam, 19 Desember 2016.

    BACA: Massa Berjubah Sweeping Restoran di Solo

    Djarod belum bisa menyebut siapa saja dan berapa orang yang sudah diperiksa penyidik Polda Jawa Tengah. Namun Djarod menuturkan kasus ini dilakukan sekitar puluhan orang yang secara tiba-tiba melakukan penganiayaan.

    “Jam ini masih olah TKP,” kata Djarod. Saat ini, prosesnya masih dalam tahap penyelidikan, belum naik ke penyidikan. “Tugas polisi untuk membuat peristiwa ini terang-benderang,” kata Djarod.

    Jika diproses hukum, para pelaku akan ditindak atas pidana kasus perusakan dan penganiayaan secara bersama.

    Djarod menyatakan, dari sisi saksi korban, ada delapan orang yang sudah dimintai keterangan. Mereka adalah saksi-saksi korban yang mengalami luka-luka, di antaranya WR, perempuan berumur 21 tahun yang mengalami luka robek di kepala atas selebar 10 centimeter. Korban lain adalah seorang perempuan berinisial AP, 20 tahun, yang mengalami luka benjol di kepala; seorang berinisial TAS (21) yang terluka di sikut; serta YN (18), seorang perempuan yang mengalami luka robek di lutut kiri. “Ada juga beberapa korban luka lain yang mengalami luka nyeri dan memar,” ujar Djarod.

    Djarod menambahkan, polisi sudah mengumpulkan beberapa barang bukti, seperti pecahan botol, pesawat televisi yang rusak, dan tisu yang ada bercak darah.

    Sebelumnya, puluhan orang berjubah melakukan perusakan dan penganiayaan di Restoran Social Kitchen Solo pada Ahad dini hari. Berdasarkan keterangan saksi, puluhan orang berjubah datang ke restoran dengan mengendarai sepeda motor. Mereka masuk dan merusak beberapa barang di dalamnya.

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.