Kemacetan di Sukabumi Timbulkan Kerugian Rp 1,4 T per Tahun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pedagang memanfaatkan kemacetan panjang di kawasan Simpang Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor, 10 Desember 2016. Polisi memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Sejumlah pedagang memanfaatkan kemacetan panjang di kawasan Simpang Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor, 10 Desember 2016. Polisi memberlakukan sistem buka tutup untuk mengurai kemacetan di kawasan tersebut. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Sukabumi - Hasil penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat pada 2015 menyebutkan kerugian akibat kemacetan di Sukabumi, Jawa Barat, mencapai Rp 1,4 triliun per tahun. "Kerugian itu dihitung dari jumlah kendaraan yang terjebak macet, lama waktu tempuh dan BBM yang digunakan," kata Wali Kota Sukabumi, M. Muraz, di Sukabumi, Jumat, 15 Desember 2016. 

    Menurut Muraz, perhitungan ini hanya untuk arus kendaraan menuju Bogo, yang rata-rata setiap hari ada 88.066 kendaraan baik roda dua maupun lebih. Kendaraan itu terjebak macet di jalur penghubung Sukabumi-Bogor yang normalnya hanya 1,5 sampai dua jam, tapi saat macet lama perjalanan bisa empat jam. Sehingga ada kerugian waktu sekiitar dua hingga dua setengah jam.

    Muraz melanjutkan, untuk mengoperasikan mesin kendaraan selama satu jam membutuhkan konsumsi BBM rata-rata 2 liter untuk sepeda motor. Sedangkan kendaraan roda empat maupun lebih dua hingga tiga liter. 

    Kerugian lainnya, karena kemacetan ini juga beban konsumsi penumpang kendaraan menjadi bertambah. Muraz mengatakan, kerugian lebih besar dari APBD Kota Sukabumi yang mencapai Rp 1,1 triliun. Walaupun kemacetan terjadi di wilayah utara Kabupaten Sukabumi tetapi imbasnya tetap dirasakan daerahnya.


     

    Muraz sedang mencari solusi dengan membuat progam Sukabumi Summit 2016 pada Kamis, 15 Desember 2016. Sebanyak sembilan kepala daerah di Jawa Barat hadir. Salah satu pembehasannya mempercepat pembangunan jalan tol koridor Bogor-Sukabumi-Cianjur-Bandung.

    Diharapkan dengan acara itu, pemerintah pusat bisa lebih cepat dalam membangun jalan tol, khususnya di Sukabumi yang sudah lama menjadi impian warga.




    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.