Gempa Aceh: Sumatera Barat Kirim Rendang untuk Korban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas SARDOG mengerahkan seekor anjing pelacak untuk mencari korban yang tertimpa bangunan pasar Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, 9 Desember 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Petugas SARDOG mengerahkan seekor anjing pelacak untuk mencari korban yang tertimpa bangunan pasar Meureudu, Pidie Jaya, Aceh, 9 Desember 2016. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Padang - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengirim bantuan untuk korban gempa di Pidie Jaya, Aceh. Bantuan tersebut berupa uang dan ratusan kilogram rendang yang bisa dinikmati korban di tenda pengungsian.

    Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan ada sekitar 895 kilogram rendang yang dibungkus dalam 195 dus dan dikirim untuk korban gempa Aceh. Masakan khas Sumatera Barat itu dikenal awet dan bisa tahan lama.

    "Aceh menangis, kami di Sumatera Barat bersedih. Kami sengaja mengirim rendang sebagai bantuan karena lebih awet dan tahan lama dibanding makanan lain," ujarnya saat melepas rombongan yang mengangkut bantuan ke Aceh, Jumat, 9 Desember 2016.

    Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga mengirimkan bantuan berupa uang Rp 450 juta. Bantuan tersebut berasal dari dana bantuan pemerintah daerah dan dana Badan Amil Zakat Nasional Sumatera Barat.

    Irwan juga mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memberikan bantuan untuk korban gempa Aceh. Bantuan tersebut bisa diserahkan ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sumatera Barat untuk dikirimkan ke Pidie.

    "Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Aceh terkait dengan yang dibutuhkan. Besok masih ada rombongan yang akan berangkat ke Aceh," ujar Irwan.

    Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumatera Barat R. Pagar Negara mengatakan ada sekitar delapan orang tim reaksi cepat yang dikirim ke Aceh. Enam orang berasal dari BPBD dan empat orang dari PMI (Palang Merah Indonesia) Regional Sumatera Barat.

    "Kami juga membawa dua mobil tangki air bersih dari PMI Sumatera Barat. Kapasitas tangki air itu masing-masing 5.000 liter," ujar Pagar, Jumat, 9 September.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.