Jelang Demo 212, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekitar dua ribu prajuri dari tiga matra TNI dan Polda Metro Jaya mengikuti Istighosah atau doa bersama jelang demonstrasi 2 Desember di Lapangan Satlantas Polda Metro Jaya pada Sabtu, 26 November 2016. Tempo/Avit Hidayat

    Sekitar dua ribu prajuri dari tiga matra TNI dan Polda Metro Jaya mengikuti Istighosah atau doa bersama jelang demonstrasi 2 Desember di Lapangan Satlantas Polda Metro Jaya pada Sabtu, 26 November 2016. Tempo/Avit Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiapkan sejumlah pengamanan menjelang demonstrasi besar yang akan berlangsung di Jakarta pada 2 Desember 2016. Satu di antaranya menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia.

    "Nanti rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional," ucap Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Ermayadi kepada wartawan di Markas Polda Metro Jaya pada Sabtu, 26 November 2016.

    Ermayadi mengatakan pihaknya telah membuat sejumlah skema rekayasa lalu lintas. Namun ia belum mau membeberkan teknis rekayasa tersebut.

    Dia mengimbau pengguna jalan juga menaati rambu-rambu lalu lintas dan tetap tenang menjelang demo 2 Desember 2016. Pihaknya telah mengantisipasi segala kemungkinan yang akan terjadi, termasuk jika ribuan demonstran akan menggelar salat Jumat bersama di tengah jalan.

    Ermayadi juga mengajak para anggota kepolisian dan TNI berdoa bersama. Hari ini, Polda menggelar zikir bersama di lapangan Mapolda Metro Jaya. "Kami ingin menjalin silaturahmi dengan TNI dan meminta perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa," ujarnya.

    Pria berpangkat tiga melati itu juga mengajak berdoa agar demonstrasi 2 Desember nanti berjalan tertib. Dia berharap kerukunan sesama umat manusia dapat dijaga, sehingga Jakarta dapat terhindar dari kerusuhan.

    Di tempat berbeda, Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan memimpin apel pagi dan doa bersama di Monumen Nasional. Menurut Ermayadi, doa bersama sudah menjadi bagian rutin jajaran aparat kepolisian dan TNI di Jakarta. Kapolda Iriawan berharap demonstrasi 2 Desember mendatang berjalan aman dan terhindar dari kericuhan.

    AVIT HIDAYAT

    Baca juga:
    Hasil Tes DNA Keluar, Mario Teguh Tunggu Proses Selanjutnya
    Polisi Tangkap Pelaku Penipuan Modus Dokumen Berharga

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.