Gatot Bantah Perkosa CT, Rekaman Suara Jadi Bukti?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gatot Brajamusti. ANTARA/Wahyu Putro A

    Gatot Brajamusti. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Gatot Brajamusti diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya, Selasa, 22 November 2016, terkait dengan laporannya terhadap CT.

    CT adalah wanita yang mengaku pernah diperkosa Gatot hingga melahirkan anak yang kini berusia 4 tahun. Gatot sendiri sudah dijadikan tersangka atas laporan CT, mantan anggota Padepokan Brajamusti.

    "Hari ini, Aa Gatot diperiksa sebagai saksi pelapor. Pelapor ya. Sebab, ada dugaan pencemaran nama baik. Kemudian ada keterangan palsu," kata pengacara Gatot Brajamusti, Achmad Rifai, di Markas Polda Metro Jaya.

    Simak Juga

    Aksi Bela Islam Dinilai Tak Jelas, Busyro: Buat Apa Diikuti
    Kapolda Bali: Aksi Bela Islam Rawan Penyusupan

    Kepada penyidik, Gatot membawa bukti yang, menurut Rifai, bisa menjadi senjata ampuh melumpuhkan segala tuduhan CT. "Kami punya bukti yang sangat kuat, dan saya meyakini tidak akan pernah terbantahkan. Ini suara yang bersangkutan (CT)."

    Rifai kembali menegaskan, Gatot tidak pernah memperkosa CT. Sebabnya, ujar Rifai, sejak awal, tidak pernah ada bukti visum yang menyatakan Gatot memperkosa CT.

    Selain itu, Rifai berkeyakinan ada skenario tertentu yang dibuat untuk mencelakakan kliennya. "Yang jelas, ini adalah bukti yang sangat akurat," ucap Rifai.

    Bahkan, tutur dia, bukti-bukti ini nantinya tidak hanya terkait dengan laporan tentang pencemaran nama baik, tapi juga ada indikasi perbuatan-perbuatan pidana. "Termasuk permufakatan jahat," kata Rifai.

    TABLOIDBINTANG.COM

    Simak Pula

    Di Istana, Romahurmuziy Dapat Info Intelijen Soal Demo 212
    Timnas Indonesia Lawan Filipina, Ini Prediksi Ketua PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.