Disambut di Istana Merdeka, Prabowo Hormat ke Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberi hormat kepada Presiden Joko Widodo saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, 17 November 2016. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto mendatangi Istana Merdeka. Datang sekitar pukul 13.40 WIB, Prabowo, yang mengenakan pakaian khasnya, kemeja putih dan berpeci, langsung diterima Presiden Joko Widodo dan Sekretaris Negara Pratikno.

    Baca: Diadukan Kubu Jokowi, Ini 3 Jurus Ahmad Dhani Melawan

    Sebelum keduanya bersalaman, Prabowo memberi hormat lebih dulu ke arah Presiden Jokowi yang berpakaian batik. Keduanya lantas berjalan menuju ruang utama Istana Merdeka.

    Sebelum Prabowo tiba di Istana Merdeka, Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto bertemu dengan Jokowi. Setnov—demikian ia biasa dipanggil—mengatakan pertemuan dengan presiden bertujuan membicarakan persoalan Rancangan Undang-Undang Pemilihan Umum.

    Baca: Prabowo: Kenapa yang Dipermasalahkan Pendemo

    “Kami ingin RUU Pemilu bisa dipercepat pembahasannya,” katanya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 17 November 2016. Menurut Setnov, pemerintah sudah menyampaikan usulannya kepada parlemen. Setiap fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat saat ini sedang mengkaji draft RUU Pemilu.

    Baca: Fadli Zon Ikut Demo, Prabowo: Dia Atas Nama Pribadi

    Golkar, ucap Setnov, yang juga tengah mempelajari draf RUU Pemilu, berharap bisa menemukan titik terbaik. “Kami harus bekerja sama dengan fraksi-fraksi lain untuk melihat yang terbaik.”

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Erupsi Merapi Dibanding Letusan Raksasa Sejak 7200 Sebelum Masehi

    Merapi pernah meletus dengan kekuatan 4 Volcanic Explosivity Index, pada 26 Oktober 2010. Tapi ada sejumlah gunung lain yang memiliki VEI lebih kuat.