Massa Anti-Ahok Juga Demo di 4 Daerah di Kalimantan Timur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, 2 November 2016. Dalam aksinya massa menuntut kepada Presiden Joko Widodo memerintahkan Polri untuk menangkap Ahok terkait penistaan terhadap Al-Quran dan Ulama. TEMPO/Subekti

    Puluhan massa dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksi demo di depan Istana Negara, Jakarta, 2 November 2016. Dalam aksinya massa menuntut kepada Presiden Joko Widodo memerintahkan Polri untuk menangkap Ahok terkait penistaan terhadap Al-Quran dan Ulama. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Samarinda - Empat daerah di Kalimantan Timur akan dilanda unjuk rasa, Jumat, 4 November 2016. Seribuan orang diperkirakan akan memenuhi jalan di Kota Balikpapan, Samarinda, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Berau.

    Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Fajar Setiawan mengatakan berdasarkan laporan rencana aksi yang masuk ke polisi, massa dari Kota Balikpapan terbanyak. Mengantisipasi itu, kata Fajar, polisi sudah bersiaga untuk pengamanannya.

    "Saya yakin di Kaltim demonya aman, anggota tak dilengkapi senjata, pengamannya persuasif," kata Fajar Setiawan, Kamis, 3 November 2016.

    Fajar menjelaskan laporan rencana aksi yang sudah dilaporkan masing-masing di Penajam Paser Utara mencapai 300-an orang, di Kabupaten Berau sekitar 500 orang, di Kota Balikpapan seribuan orang, dan di Kota Samarinda ratusan demonstran. Massa aksi kata dia dari organisasi kepemudaan dan organisasi Islam.

    Kepala Polres Kota Samarinda, Komisaris Besar Setyobudi Dwiputro, menyebut massa aksi di Kota Samarinda dilapiokan sebanyak 500 orang. Massa akan berkumpul di Masjid Raya Darussalam, akan long march ke kantor gubernur yang jaraknya sekitar 2 kilometer.

    "Ya kami siapkan anggota 250 personel untuk pengamanan belum termasuk Brimob yang disiagakan di markas," kata dia.

    FIRMAN HIDAYAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.