Demo 4 November, Polisi Bantah Ada Eksodus Warga Tionghoa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kompleks perumahaan mewah di pinggir Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Kompleks perumahaan mewah di pinggir Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Penjaringan Jakarta Utara, Komisaris Bismo Teguh membantah adanya informasi eksodus warga keturunan Cina yang tinggal di Pantai Mutiara akibat rencana unjuk rasa pada Jumat, 4 November 2015.

    "Tidak ada, itu info hoax," kata Bismo kepada Tempo pada Kamis, 3 November 2016.

    Bismo mengatakan semua wilayah di Kecamatan Penjaringan, termasuk Pantai Mutiara aman. Semua warga yang tinggal di tempat itu beraktivitas seperti biasanya.

    Apalagi pihaknya juga telah mengajak diskusi berbagai elemen masyarakat sekitar untuk mengamankan wilayah menjelang demo besar-besaran yang menuntut Gubernur nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok diproses secara hukum  karena diduga menistakan Islam dan Al Quran.

    Meski demikian, Bismo tetap mewaspadai terkait rencana demo pada besok tersebut. Pihaknya telah mengerahkan 160 personel gabungan untuk mengamankan wilayah Penjaringan, khususnya Pantai Mutiara. Personel gabungan itu berasal dari Brigade Mobil (brimob), jajaran polsek, TNI, dan elemen masyarakat.

    Bismo juga telah mengantisipasi jika ada massa demonstran yang datang berusaha masuk wilayah Pantai Mutiara. Mengingat di tempat itu adalah kawasan rumah Ahok. Sejauh ini semua petugas telah didistribusi untuk pengamanan siaga tingkat satu.

    Selain itu, Bismo juga menjamin akan mengamankan para pasangan calon Gubernur DKI Jakarta yang berkampanye di Penjaringan. Pihaknya mengamankan wilayah dari Kamal, Pejagalan, Muara Baru, Penjaringan, Pluit, hingga Pantai Mutiara.

    "Titik-titik pengamanan sudah saya kantongi," ujar dia. Dia juga menegaskan sejauh ini kawasan Pantai Mutiara kondusif. Jika ada demonstran yang datang, pihaknya juga siap mendatangkan bantuan pengamanan tambahan dari Polres Metro Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya.

    Sebelumnya, beredar informasi warga keturunan Cina yang tinggal di kawasan Pluit hingga Pantai Mutiara resah. Mereka eksodus pergi dari Jakarta karena alasan kemananan jelang demonstrasi. Tapi informasi itu belum terkonfirmasi.

    AVIT HIDAYAT

    Baca juga:
    Rizieq Shihab Minta Polisi Tangkap Ahok Besok
    Begini Taktik Pasukan Asmaul Husna Hadapi Demo 4 November
    8 Situs Diduga Bermuatan SARA Diblokir, Terkait Ahok?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Harley Davidson dan Brompton dalam Daftar 5 Noda Garuda Indonesia

    Garuda Indonesia tercoreng berbagai noda, dari masalah tata kelola hingga pelanggaran hukum. Erick Thohir diharapkan akan membenahi kekacauan ini.