Cuaca Buruk, Hasil Tangkapan Nelayan Karawang Menurun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor paus terdampar di pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/07). Paus tersebut sudah terdampar selama dua hari dan membutuhkan pertolongan untuk dapat kembali ke laut lepas namun keterbatasan alat menjadi hambatan bagi para nelayan dan warga untuk menyelamatkan paus tersebut.TEMPO/Yosep Arkian

    Seekor paus terdampar di pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/07). Paus tersebut sudah terdampar selama dua hari dan membutuhkan pertolongan untuk dapat kembali ke laut lepas namun keterbatasan alat menjadi hambatan bagi para nelayan dan warga untuk menyelamatkan paus tersebut.TEMPO/Yosep Arkian

    TEMPO.CO, Karawang - Hasil tangkapan nelayan di wilayah pesisir utara Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengalami penurunan akibat cuaca buruk yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir.

    "Cuacanya buruk dan tangkapan ikan juga sangat menurun. Banyak nelayan yang memilih tidak melaut," kata Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Karawang Sahari, di Karawang, Jumat, 28 Oktober 2016.

    Ia mengatakan biasanya saat cuaca normal, nelayan di wilayah pesisir utara Karawang, khususnya nelayan di Kecamatan Cilamaya Kulon, mampu mendapatkan satu ton rajungan.

    "Tapi sekarang, di tengah cuaca buruk, pendapatan rajungan itu sangat minim. Bahkan jika mendapatkan tiga kuintal saja, itu sudah bagus," katanya.

    Atas kondisi itu, para nelayan di wilayah pesisir utara Karawang memilih untuk tidak melaut. Mereka hanya mengisi waktu dengan memperbaiki alat tangkap dan perahunya masing-masing.

    Kepala Bidang Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Karawang Abu Buhori mengatakan kondisi cuaca buruk yang mengakibatkan nelayan tidak melaut itu sudah berlangsung satu bulan.

    Ia memperkirakan, kondisi cuaca buruk di wilayah pantai utara Karawang diperkirakan akan berlangsung hingga empat bulan ke depan.

    Atas hal tersebut diimbau agar nelayan tidak memaksakan untuk melaut, karena bisa mengancam keselamatan.

    ANTARA

    Baca juga:
    JK: Penguasa yang Incar Dahlan Iskan Bukan di Jakarta
    Warga Bangka Belitung Demo Anti-Ahok
    Operasi Narkoba Presiden Duterte Tembak Mati Wali Kota


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.