Dua Tahun Jokowi-JK, Fadli Zon Beri Nilai 6, Ini Alasannya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengklarifikasi beredarnya salinan surat permohonan fasilitas ke KJRI New York di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 28 Juni 2016. Ia mengaku tidak pernah meminta Sekretariat Jenderal DPR untuk membuat surat permohonan penyediaan fasilitas dan pendampingan tersebut. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Wakil Ketua DPR, Fadli Zon mengklarifikasi beredarnya salinan surat permohonan fasilitas ke KJRI New York di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 28 Juni 2016. Ia mengaku tidak pernah meminta Sekretariat Jenderal DPR untuk membuat surat permohonan penyediaan fasilitas dan pendampingan tersebut. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai selama dua tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla banyak pencapaian yang belum memenuhi harapan. "Masyarakat masih ada dalam kesulitan hidup dan kalau ditanya kepada masyarakat hidup makin susah atau makin mudah, rata-rata masyarakat akan menjawab hidup makin susah," ujar Fadli Zon dalam sebuah diskusi di Media Center DPR, Jakarta, Kamis, 20 Oktober 2016.

    Selain itu, kata Fadli Zon, saat ini lapangan kerja semakin sedikit sehingga masyarakat susah mencari pekerjaan. Akibatnya kemiskinan merajalela, daya beli masyarakat semakin menurun. Penderitaan itu bertambah dengan naiknya harga kebutuhan pokok.

    Meski begitu, Fadli Zon mengakui pemerintah telah memperlihatkan upaya cukup keras untuk mengatasi itu semua. Namun upaya itu belum menunjukan hasil yang signifikan. Karena itu dia memberikan nilai 6 untuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Upaya yang dilakukan pemerintah masih jauh dari harapan masyarakat," ujarnya.

    GRANDY AJI | ONES


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.