Zulkifli Hasan: Pancasila Semakin Terpinggirkan

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa penerapan sila-sila dalam Pancasila juga semakin jauh dari kenyataan.

    Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa penerapan sila-sila dalam Pancasila juga semakin jauh dari kenyataan.

    INFO NASIONAL - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengingatkan bahwa keberadaan Pancasila semakin terpinggirkan dan terus mengalami penyusutan. Buktinya, radikalisme berkembang pesat, aksi terorisme tumbuh subur, dan praktek korupsi terus terjadi di mana-mana.

    Hal ini disampaikan Zulkifli di acara Forum Koordinasi dan Sinkronisasi Kewaspadaan Nasional yang berlangsung di Cirebon, Jawa Barat, Kamis, 29 September 2016. “Sebuah penelitian menyimpulkan bahwa penerapan sila-sila dalam Pancasila juga semakin jauh dari kenyataan. Sebanyak 99,4 persen masyarakat mengatakan sila keempat musyawarah untuk mufakat, saat ini semakin susah ditemukan. Hanya 1,6 persen saja anggota masyarakat yang mengatakan pelaksanaan musyawarah untuk mufakat masih sering dilaksanakan,” katanya.

    Demikian pula sila kelima Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Hasil penelitian menyimpulkan, sebanyak 96 persen responden mengatakan peran negara dalam mewujudkan keadilan sosial makin lemah. “Hanya empat persen saja yang mengatakan peran negara masih kuat,” ujar Zulkifli.

    Menurut dia, ini membuktikan bahwa keberadaan Pancasila semakin terpinggirkan. Banyak orang yang hafal sila-sila Pancasila, tapi mereka tidak menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Karena itu, kita harus menguatkan sosialisasi Empat Pilar MPR, dan jangan menyerahkan tugas tersebut hanya kepada MPR. Seharusnya kita melakukan sosialisasi seperti zaman Orde Baru. Dilakukan secara bersama-sama dan ditopang oleh lembaga khusus yang bertugas melaksanakan sosialisasi,” ucapnya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Profil Ketua KPK Firli Bahuri dan Empat Wakilnya yang Dipilih DPR

    Lima calon terpilih menjadi pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023. Firli Bahuri terpilih menjadi Ketua KPK.