Kapsul Jumbo Misterius Jatuh dari Langit, Sumenep Heboh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benda berbentuk kapsul jumbo yang jatuh di rumah warga di Sumenep, Jawa Timur. Foto: Istimewa

    Benda berbentuk kapsul jumbo yang jatuh di rumah warga di Sumenep, Jawa Timur. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Warga Dusun Taman, Desa Lombang, Pulau Giliraja, Kecamatan Gili Genting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dihebohkan oleh jatuhnya tiga kapsul jumbo berwarna hitam di desa mereka. Masing-masing kapsul ditaksir berdiameter 0,5 meter dan panjang 1,40 meter. "Jatuh sekitar pukul sepuluh," kata Pelaksana Harian Komandan Koramil Gili Genting Pembantu Letnan Satu Suhari, saat dihubungi, Senin, 26 September 2016.

    Menurut Suhari, tiga kapsul hitam itu jatuh di tiga tempat terpisah. Kapsul pertama jatuh dan menimpa kandang ternak milik Parnuju, kandangnya pun ambruk. Sedangkan kapsul lain jatuh di dekat dapur milik Abdul Nala di Desa Bringsang dan di tengah perairan Lobuk, Kecamatan Bluto. "Yang di laut sudah ditarik ke pantai oleh nelayan," ujarnya.

    Dihubungi terpisah, Darsono, warga Dusun Taman, menuturkan sebelum kapsul jatuh, terdengar suara gemuruh dari langit. Inilah yang membuat warga mengidentikkan jatuhnya tiga benda itu dengan jatuhnya pesawat. Tiga benda diduga bagian dari pesawat yang jatuh. "Waktu jatuh, salah satu kapsul mengepulkan asap tipis," katanya.

    Kepala Unit Penyelenggaran Bandara Trunojoyo Sumenep Wahyu Siswoyo mengaku juga mendengar kabar adanya pesawat jatuh di Gili Genting, tapi belum ada kepastian kebenaran atas kabar dari warga tersebut. "Kami masih menunggu kepastian dari Kemenhub, apakah benar benda itu bagian dari pesawat," katanya.

    Untuk aktivitas penerbangan pesawat latih di Trunojoyo, Wahyu memastikan hari ini tidak latihan terbang. Tiga pesawat latih stand by di apron.

    MUSTHOFA BISRI

    Baca juga:
    Pilkada DKI: Awas, Tiga Jebakan Ini Bisa Kini Ahok Kalah
    Anies Bisa Kalahkan Ahok? Ini 5 Hal Mengejutkan di Pilkada DKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kepolisian Menetapkan Empat Perusahaan Tersangka Kasus Karhutla

    Kepolisian sudah menetapkan 185 orang dan empat perusahaan sebagai tersangka karena diduga terlibat peristiwa kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.