Terungkap: Gatot Brajamusti Dipasok Pistol Lewat Orang Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti. TEMPO, Antara

    Reza Artamevia dan Gatot Brajamusti. TEMPO, Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti semakin menjadi topik perbincangan hangat di kalangan publik setelah di kediamannya ditemukan senjata api dan 1.400 butir amunisi.

    Dari hasil keterangan sementara lewat pengakuan Gatot yang berhasil didapatkan penyidik, pria yang dua kali terpilih sebagai Ketua Parfi itu memperoleh senjata api dan amunisi dari seorang pria berinisial AS.

    Baca: Ada 1.400 Amunisi di Rumah, Ini Pengakuan Gatot Brajamusti

    "Dari mana asal senjata, dari hasil pemeriksaan sementara ini, tersangka menyampaikan memperolehnya dari saudara AS," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budi Hermanto di Polres Jakarta Selatan, Sabtu, 3 September 2016.

    Polisi sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap AS. Dia akan diperiksa pada Senin, 5 September 2016, di Polda Metro Jaya. "Senin kami memanggil AS yang disebutkan oleh saudara Gatot tentang asal-muasal senjata api tersebut," ucap Budi.

    Baca: Ini Barang yang Ditemukan di Brankas Milik Gatot Brajamusti

    Dari beberapa kali penggeledahan di rumah Gatot, penyidik menemukan dua senjata api, yaitu Walther kaliber 22 dan pistol Glock 26. Dari rumah Gatot yang berlokasi di Jalan Niaga Hijau X Nomor 6, juga ditemukan 1.400 butir amunisi.

    Dalam penggeledahan yang berlangsung hingga lima jam itu, Kepolisian juga menemukan sekitar 17 gram kristal putih yang belakangan disebut sebagai narkoba dan dua hewan terlindungi, yakni harimau Sumatera dalam air keras dan elang Jawa.

    Baca: TERJAWAB: Gatot Brajamusti & Reza Artamevia Sudah Nikah Siri

    Gatot ditahan petugas kepolisian setelah diduga tengah berpesta narkoba di sebuah hotel di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 28 Agustus 2016. Dia ditangkap bersama Dewi Aminah, istrinya; dan biduanita Reza Artamevia.

    TABLOIDBINTANG.COM



    Baca Juga
    INVESTIGASI, Daftar Bahan Makanan Kedaluwarsa di Resto Pizza
    Begini Cara Perampok Masuk Rumah di Pondok Indah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.