Kapolri Puji 7 Inovasi Pelayanan Publik Berbasis IT Polisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menghadiri acara perayaan HUT Polwan ke 68 di Mabes Polri, Jakarta, 1 September 2016. TEMPO/Inge Safitri

    Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menghadiri acara perayaan HUT Polwan ke 68 di Mabes Polri, Jakarta, 1 September 2016. TEMPO/Inge Safitri

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Tito Karnavian serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur meresmikan tujuh inovasi pelayan publik berbasis teknologi informasi di jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur.

    "Inovasi pelayanan publik di Polres jajaran Polda Jawa Timur ini adalah inovasi yang terlengkap dan terbaik. Saya sangat mengapresiasi," kata Tito di Polres Sidoarjo, Kamis, 1 September 2016.

    Tujuh inovasi itu adalah SKCK Online dan SKCK Keliling Online (Polres Sidoarjo); Go SIGAP, Pelayanan Publik Terintegrasi Berbasis IT (Polres Gresik); We Are Ready (WAR), Kentongan Online Berbasis Android (Polres Jember); Panic Button On Hand, dan Aplikasi Pelaporan Tindak Kriminal Berbasis Android (Polres Malang).

    Selanjutnya inovasi pelayanan publik Sistem Operasional Terpadu Online (Polres Lamongan); Crime Alarm System, Aplikasi Pelaporan Berbasis Android (Polres Bojonegoro); dan Sistem Siaga Bumi Wali, Informasi Pelayanan Pengaduan Berbasis Android (Polres Tuban).

    Menurut Tito, salah satu perintah Presiden adalah agar meningkatkan pelayanan publik oleh polisi, terutama yang berbasis pada IT. "Sehingga masyarakat mudah mendapatkan pelayanan dari polisi."

    Tito mencontohkan inovasi dari Polres Sidoarjo, yakni pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Oline, salah satu penjabaran perintah Presiden.

    Menpan-RB Asman Abnur menuturkan akan menularkan ke seluruh daerah-daerah di seluruh Indonesia untuk melakukan inovasi pelayan publik berbasis teknologi seperti yang sudah dilakukan polisi. "Target kami adalah membuat inovas pelayanan publik terintegrasi berbasis teknologi dengan bekerja sama dengan polisi," kata dia.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.