HUT Polwan Ke-68, Tito: Suatu Saat Kapolri Harus Perempuan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Briptu Eka Frestya, Brigadir Polisi Avvy Olivia, Inspektur Polisi Satu Eny Regama di kantor gedung National Traffic Management (NTMC) , Cawang, Jakarta, Rabu 29 Agustus 2012. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    (dari kiri) Briptu Eka Frestya, Brigadir Polisi Avvy Olivia, Inspektur Polisi Satu Eny Regama di kantor gedung National Traffic Management (NTMC) , Cawang, Jakarta, Rabu 29 Agustus 2012. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COJakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian berharap ada polisi wanita atau polwan yang menjadi kepala kepolisian daerah ataupun Kepala Polri di masa depan. 

    Tito menyampaikan pernyataan tersebut saat menghadiri perayaan hari ulang tahun polwan yang ke-68 di Ruang Rapat Utama (Rupatama) Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis, 1 September 2016. "Untuk ke depan, suatu saat saya berharap ada polwan yang bisa jadi Kapolri nantinya. Itu harapan saya," kata Tito di Mabes Polri Jakarta, Kamis ini.

    Ia mengatakan polwan memiliki banyak kelebihan, seperti lebih resistan terhadap budaya korupsi dan lebih sensitif dalam beberapa hal. Selain itu, Tito menganggap polwan bisa memberikan citra positif bagi institusi Polri.

    "Saya juga berharap mereka bukan hanya ada di jalan, tapi juga bisa berkiprah di bidang yang rawan korupsi, seperti reserse, kemudian di lalu lintas," ujarnya.

    Hari ini, Mabes Polri merayakan HUT polwan yang ke-68 di Rupatama Mabes Polri. Beberapa petinggi Polri ikut menghadiri acara ini, di antaranya Tito dan Kepala Badan Reserse Kriminal Komisaris Jenderal Ari Dono.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.