Gelar Festival Anak Jujur, KPK Tanam Antikorupsi Sejak Dini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ribuan anak TK dan SD bernyanyi bersama dalam Festival Anak Jujur 2016 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2016. Tempo/Maya Ayu

    Ribuan anak TK dan SD bernyanyi bersama dalam Festival Anak Jujur 2016 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2016. Tempo/Maya Ayu

    TEMPO.COJakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar Festival Anak Jujur 2016 di Ecovention, Ancol, Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2016. Acara ini digelar dalam rangka menumbuhkan karakter antikorupsi yang berintegritas kepada anak sejak dini. 

    "Antikorupsi sudah semestinya bukan slogan semata," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di Jakarta. "Nilai itu harus muncul dari jiwa yang memahami dan mempraktekkan perilaku antikorupsi dan harus dipupuk sejak dini."

    Juru bicara KPK, Yuyuk Andriati Iskak, mengatakan acara ini akan digelar selama dua hari pada 31 Agustus hingga 1 September 2016. Acaranya berisi penanaman karakter antikorupsi dengan pembacaan cerita, bermain, serta menikmati musik dan budaya. Kegiatan ini diikuti 3.000 anak dari 50 taman kanak-kanak dan 50 sekolah dasar di Jakarta. 

    Dari pantauan Tempo, ribuan anak TK dan SD tampak memadati aula Ecovention. Mereka naik ke panggung dan bernyanyi bersama band Kandank Jurang. Di kiri dan kanan, tampak arena bermain yang bisa digunakan anak-anak untuk mengenal nilai antikorupsi.

    "Ada tiga zona kegiatan yang diselenggarakan," ujar Yuyuk. Ia menjelaskan, tiga zona I itu terdiri atas zona literasi, zona musik dan budaya, serta zona permainan.

    Zona literasi akan menyajikan beberapa kegiatan, antara lain mendongeng, diskusi buku, eksperimen sains, membatik, dan menggambar. Untuk zona bermain, ada permainan bagi anak usia 4-6 tahun. Sedangkan zona musik dan budaya akan menampilkan sejumlah pertunjukan seni dan budaya yang sarat nilai integritas.

    MAYA AYU PUSPITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.