Sebelum Jadi Tersangka, Gubernur Sultra Akan Sidang Doktor  

Reporter

Editor

Budi Riza

Penyidik KPK menggeledah ruang kerja Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam di Kendari, Sulawesi Tenggara, 23 Agustus 2016. KPK disebut telah menetapkan Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dalam izin penerbitan usaha pertambangan. ANTARA FOTO/Jojon

TEMPO.CO, Kendari - Komisi Pemberantasan Korupsi resmi menetapkan status tersangka kepada Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, kemarin. Padahal tiga hari lagi pria yang akrab di sapa Bolo itu bakal menyandang gelar doktor.

Kepala Biro Humas Sekretariat Daerah Sulawesi Tenggara Kusnadi mengatakan Nur Alam akan mengikuti ujian terbuka promosi doktor di Universitas Negeri Jakarta pada 27 Agustus 2016. Dia mengajukan disertasi berjudul Evaluasi Program Bank Perkreditan Rakyat Bahteramas di Sulawesi Tenggara.

Menurut Kusnadi, Nur Alam berada di Jakarta sejak Senin pekan ini. Selain melakukan kunjungan kerja, Nur Alam akan menghadiri promosi doktor. "Iya, pelaksanaannya di Jakarta," kata Kusnadi, Rabu, 23 Agustus 2016.

Nur Alam merupakan gubernur kesembilan Provinsi Sulawesi Tenggara. Pria kelahiran 9 Juli 1967 itu merupakan jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Haluoleo, salah satu Universitas terbesar di Sulawesi Tenggara.

Bolo kini resmi menyandang status tersangka karena diduga menyalahgunakan wewenang dalam pemberian izin pertambangan nikel di Kabupaten Bombana dan Buton selama periode 2009-2014. Penyidik KPK, yang berjumlah sekitar 30 orang, melakukan penggeledahan secara serentak di empat lokasi yang berbeda pada Selasa, 23 Agustus 2016.

Ruangan kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, rumah pribadi, rumah jabatan, dan kantor ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara digeledah dalam waktu yang nyaris bersamaan. Penggeledahan itu untuk mencari bukti pendukung korupsi yang menyeret orang nomor satu di Sulawesi Tenggara ini.

ROSNIAWANTY FIKRI






Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

13 jam lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

KPK mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam memberantas korupsi dan meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.


Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

18 jam lalu

Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

KPK kembali mengagendakan pemeriksaan saksi dalam kasus suap Hakim Agung Gazalba Saleh.


KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

22 jam lalu

KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat tersangka.


Indeks Presepsi Korupsi Anjlok, Jokowi Janji Bakal Evaluasi

23 jam lalu

Indeks Presepsi Korupsi Anjlok, Jokowi Janji Bakal Evaluasi

KPK telah bersurat kepada Presiden Jokowi untuk merekomendasikan memperkuat pengawasan Aparat Pengawas Internal Pemerintah.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Peneliti Sebut Komitmen Pemerintah Lemah

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, Peneliti Sebut Komitmen Pemerintah Lemah

Melorotnya angka Indeks Persepsi Korupsi Indonesia dinilai sebagai cerminan lemahnya komitmen pemberantasan korupsi dari pemerintah.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, TII Singgung Lemahnya Penegakan Hukum

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Merosot, TII Singgung Lemahnya Penegakan Hukum

TII menilai lemahnya penegakan hukum menjadi salah satu penyebab menurunnya indeks persepsi korupsi Indonesia.


KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

1 hari lalu

KPK Dalami Peran Lukas Enembe Dalam Penentuan Pemenang Tender Proyek di Papua

KPK memeriksa dua saksi untuk mendalami peran Lukas Enembe dalam penentuan pemenang tender proyek di Papua.


Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

1 hari lalu

Kasus Suap Pengurusan Perkara di MA, KPK Panggil Tiga Staf Gazalba Saleh

Ali Fikri menyebut KPK telah memanggil sejumlah staf hakim agung Gazalba Saleh sebagai saksi di kasus suap pengurusan perkara di MA


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok di 2022, KPK Ungkap Susahnya Pencegahan

Kata KPK, kalau nilai indeks persepsi korupsi 34 ini adalah buah dari kita yang merasa nyaman dengan kondisi sekarang tanpa terobosan.


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia pada 2022 Melorot 4 Poin, TII: Drastis Sejak Reformasi

Transparency International Indonesia menyebut penurunan Indeks Persepsi Korupsi pada 2022 merupakan jumlah paling drastis sejak era reformasi.