Muhadjir Effendy & Anies Baswedan Bertemu, Ini yang Terjadi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan bersama keluarga berpamitan dengan para pegawai di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 27 Juli 2016. M Iqbal Ichsan/Tempo

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan bersama keluarga berpamitan dengan para pegawai di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, 27 Juli 2016. M Iqbal Ichsan/Tempo

    TEMPO.COJakarta - Apa yang terjadi ketika menteri yang baru dilantik bertemu dengan menteri sebelumnya? Yang dilakukan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan dan penggantinya, Muhadjir Effendy, adalah saling memuji.

    "Menteri Pendidikan yang sebenarnya adalah Anies Baswedan, saya hanya melanjutkan," kata Muhadjir, Sabtu, 30 Juli 2016. 

    Muhadjir mengungkapkan kedekatannya dengan mantan Rektor Universitas Paramadina itu. "Anies masih kecil ketika saya berkunjung ke tempat kakeknya, Abdurrahman Baswedan," kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu.

    Muhadjir menganggap Anies seperti adik sendiri. Muhadjir mengatakan Anies merupakan sosok panutan. "Saya tidak menyangka Anies tumbuh menjadi kader bangsa yang luar biasa, jauh dibanding saya," tuturnya. 

    Anies membalas pujian Muhadjir. "Kami beruntung Kementerian Pendidikan dipimpin Pak Muhadjir, yang bukan sosok baru dalam dunia pendidikan," tutur dia. Soal kedekatannya, Anies bersyukur karena ikatan persaudaraan itu cukup kuat. 

    Plaza Insan Berprestasi Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi saksi lontaran pujian keduanya. Kalimat-kalimat itu diucapkan saat keduanya mengisi sambutan dalam acara Semarak Pendidikan Keluarga.

    Acara ini sekaligus menjadi saksi pertemuan keduanya tiga hari setelah Muhadjir dilantik. Soal acara ini, Anies mengaku datang lantaran diundang langsung oleh sang menteri baru. "Kalau sudah ada perintah dari menteri yang menyuruh datang, kita harus taat," ucapnya.

    Meski tak lagi menjabat menteri, Anies tetap menjadi idola. Seusai acara, dia dikerubuti banyak siswa, guru, dan orang tua murid. Tujuannya hanya satu, meminta kesempatan foto bersama. Antusiasme Anies juga tak surut. Dia tetap tersenyum lebar saat seorang anak mengajaknya ber-selfie persis saat dia sudah hendak membuka pintu mobilnya. 

    DINI PRAMITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.