Main Drum, Menteri Basuki Bikin Delegasi Asing Bergoyang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memainkan drum dalam acara PrepCom UN Habitat di balai kota Surabaya. Salah satu yang dibawakan lagu milik Iwan Fals, Bento. Tempo/Nieke Indrietta

    Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memainkan drum dalam acara PrepCom UN Habitat di balai kota Surabaya. Salah satu yang dibawakan lagu milik Iwan Fals, Bento. Tempo/Nieke Indrietta

    TEMPO.CO, Surabaya - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menunjukkan piawainya ia menggebuk alat musik drum di hadaoan Wali Kota Surabya Tri Rismaharini dan para peserta The Third Session Of The Preparatory Committe For Habitat III (Prepcom 3) pada saat acara welcome dinner di Balai Kota Surabaya, Senin malam, 25 Juli 2016.

    Basuki tak canggung duduk di kursi drum di atas panggung. Lagu yang ia iringi awalnya adalah lagu milik Iwan Fals, Bento. Seluruh tamu dalam negeri dan delegasi asing bertepuk tangan sepanjang lagu. Tak sedikit tamu Indonesia yang ikut mendendangkan lirik lagu tersebut. Usai lagu berakhir terdengar gemuruh tepuk tangan serta sorak, "Lagi! Lagi! Lagi!"


    Pembawa acara sempat hendak melanjutkan ke acara berikutnya. Tapi para tamu protes dan berteriak, "Lagi! Lagi! Lagi!"


    Basuki akhirnya melanjutkan menggebuk drum. Kali ini ia mengiringi lagu Panggung Sandiwara yang pernah dinyanyikan almarhum Nike Ardilla. Lagi-lagi, ketika lagu berakhir, para tamu tak puas. Ribuan orang kembali berteriak meminta sang menteri bermain drum. Suasana langsung berubah seperti atmosfer konser.


    Basuki sempat menggeleng dan hendak berdiri. Tapi kemudian kembali duduk mendengar sorak hadirin. Kali ini dia mengiringi lagu dangdut Terajana. Begitu irama dangdut terdengar, sejumlah tamu naik ke atas panggung, termasuk beberapa delegasi asing. Mereka bergoyang dan berjoget. "Bravo! Bravo!" seru tamu delegasi asing.


    Sementara Wali Kota Risma tertawa di tempat duduknya, melihat penampilan menteri dan peserta Prepcom yang menari di atas panggung. “Pak Menteri memang suka memang senang nge-drum,” kata Risma.

    Begitu lagu berakhir, Basuki hendak berdiri. Rupanya para tamu 'ketagihan' aksinya. Kali ini para delegasi asing yang meminta Basuki kembali bermain. "We want The Beatles!" seru mereka. Sejumlah tamu delegasi asing sudah berdiri mendekat bibir panggung. 


    Basuki tak kuasa menolak. Ia pun lanjut menghentak dengan Hey Jude. Seluruh tamu berdendang. 


    And anytime you feel the pain, hey Jude ,
    Don't carry the world upon your shoulders
    For well you know that it's a fool who plays it cool
    By making his world a little colder
    Nah nah nah nah nah nah nah nah nah.


    Ditemui seusai bermain drum, Menteri Basuki mengaku tanpa persiapan. Ia mengaku hanya ingin menghibur para peserta Prepcom 3 yang sudah seharian berada di dalam konferensi. “Itu semua hanya spontanitas, karena saya ingin mengapresiasi Bu Risma yang sudah all out mempersiapkan acara besar ini,” tutur Menteri Basuki.

    Dia mengaku sudah terbiasa bermain drum di kantornya. Sehingga apabila tiba-tiba ingin tampil, tidak pernah canggung karena sudah terbiasa. "Sudah biasa itu, biasa main di kantor tiap Jumat akhir bulan dengan jenis musik rock," tuturnya.

    MOHAMMAD SYARRAFAH | NI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.