Ahok Unggul Versi SMRC, PDIP: Survei Bukan Segalanya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menghadiri acara Buka Puasa bersama Keluarga Besar Partai Nasdem di Kantor DPP Nasdem, Kamis, 9 Juni 2016. TEMPO/Larissa

    Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, dan Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menghadiri acara Buka Puasa bersama Keluarga Besar Partai Nasdem di Kantor DPP Nasdem, Kamis, 9 Juni 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.COJakarta - Ketua Bidang Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan Bambang DH mengatakan partainya tidak mau menggunakan hasil survei sebagai ukuran utama untuk menentukan pasangan calon yang akan diusung dalam pilkada DKI Jakarta pada 2017.

    Hal itu dikatakan Bambang untuk menanggapi survei Saiful Mujani Research and Colsunting (SMRC) yang menyebut mayoritas pendukung mengharapkan PDIP mengusung Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Silakan saja, wong itu survei, kok," kata Bambang di Rumah Dinas Ketua DPRD Prasetyo Edi Marsudi, Ahad, 24 Juli 2016.

    Survei SMRC menyebutkan, mayoritas pendukung PDIP masih mengharapkan Ahok diusung PDIP untuk maju di pilkada DKI 2017. Nama Ahok mengungguli empat nama calon lain yang masuk dalam survei, yakni Tri Rismaharini, Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno, dan Sjafrie Sjamsoeddin.

    Menurut Bambang, selama ini, tak ada hasil survei yang memprediksi kemenangan pasangan calon dengan tepat. Dia mencontohkan pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2012. Saat itu, kata Bambang, elektabilitas Jokowi-Ahok jauh berada di bawah Fauzi Bowo yang berduet dengan Nachrowi Ramli.

    "Pada saat survei, elektabilitasnya (Jokowi-Ahok) jauh di bawah Pak Foke. Tapi kemudian, (Jokowi-Ahok) menang juga," katanya.

    Bambang mengakui, survei memang menggunakan instrumen berbasis ilmu pengetahuan yang sudah baik. Namun instrumen tersebut, kata Bambang, bukanlah segalanya. "Karena variabel lain juga harus diperhatikan. Itu terbukti pada 2012 semua lembaga survei enggak ada yang memprediksi Pak Jokowi akan menang," ujarnya.

    LARISSA HUDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Salip Menyalip Tim Sepak Bola Putra Indonesia Versus Vietnam

    Timnas U-23 Indonesia versus Vietnam berlangsung di laga final SEA Games 2019. Terakhir sepak bola putra meraih emas di SEA Games 1991 di Filipina.