Swasta Dukung Program Antar Anak ke Sekolah, Anies Bersyukur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berinteraksi dengan warga saat Car Free Day di Jakarta, 17 Juli 2016. TEMPO/Inge

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berinteraksi dengan warga saat Car Free Day di Jakarta, 17 Juli 2016. TEMPO/Inge

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengapresiasi sambutan positif berbagai pihak terkait dengan program antar anak ke sekolah di hari pertama.

    Sebelumnya, Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan izin untuk para pegawai negeri sipil yang akan mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama besok.

    Namun, Anies tak menyangka jika perusahaan dan pihak swasta juga mengapresiasi program ini. "Yang menarik adalah perusahaan swasta juga menyambut positif," katanya ketika ditemui saat car free day di Jakarta, Ahad, 17 Juli 2016.

    Sambutan positif yang dimaksud Anies antara lain dengan banyaknya kompetisi foto mengantar anak yang diadakan. Anies menyebutkan sejumlah pihak menyelenggarakan lomba dan turut mensosialisasikan programnya tersebut.

    "Ada Telkom, BTPN, BTPN Syariah, semua sudah izin. Saya bersyukur banyak orang tua yang akan mengantar," ujarnya.

    Sebelumnya, Anies mengeluarkan anjuran bagi para orang tua untuk mengantarkan anaknya ke sekolah di hari pertama. Ia bahkan juga meminta kantor-kantor memberikan izin untuk para orang tua mengantarkan anaknya sekolah terlebih dahulu sebelum masuk kerja. "Mayoritas sekolah dimulai esok hari, Senin, 18 juli 2016. Anjuran ini juga hanya untuk besok," katanya.

    Anies bahkan mensosialisasikan anjuran mengantar anak sekolah di hari pertama pada momen car free day, Jakarta, Ahad, 17 Juli 2016. Anies yang menggunakan kemeja putih dengan rompi biru tua berlogo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu memulai sosialisasi dari gedung Indosat, di Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

    Anies berjalan dan berbincang dengan masyarakat, baik orang tua hingga anak-anak. Dalam berbincang ia menyampaikan pentingnya mengantar anak ke sekolah di hari pertama untuk mendukung perkembangan pendidikan anak-anak.

    INGE KLARA SAFITRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.