Kerukunan Warga di Sulawesi Utara Contoh Kebhinekaan RI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah penari memperagaakan tarian Mahama asal suku Bantik pada Festval Budaya Bantik di kelurahan Bantik, kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, (5/9). ANTARA/Fiqman Sunandar

    Sejumlah penari memperagaakan tarian Mahama asal suku Bantik pada Festval Budaya Bantik di kelurahan Bantik, kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, (5/9). ANTARA/Fiqman Sunandar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menganggap kerukunan masyarakat di Sulut dapat menjadi contoh bagi kebhinekaan di Indonesia karena sampai saat ini seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh adat hingga  agama dapat saling menghargai dan menghormati.

    Tidak hanya itu, masyarkat menjaga toleransi bersama, sehingga masyarakat dapat hidup berdampingan damai dan terhindar dari isu yang meresahkan.

    “Dengan terjalinnya hubungan baik ini, kita dapat terus bersatu demi lebih mensejahterakan Bumi Nyiur Melambai,” tuturnya di Manado, Senin (4 Juli 2016).

    Memanfaatkan momentum Ramadan ini, Olly mengajak seluruh umat Muslim yang ada di Sulut untuk menjalani ibadah puasa dengan penuh kesabaran, kejujuran dan keikhlasan.

    Dengan begitu, menurutnya, seluruh umat akan kembali ke fitrah yaitu seperti bayi yang suci dan bebas dari dosa.

    Pekan lalu, di sela-sela aktivitasnya Olly dan Wakil Gubernur Steven Kandouw memanfaatkan momentum Ramadan untuk melakukan safari kerja ke beberapa wilayah di Bolaang Mongondow.

    Beragam aktivitas dilakukan orang nomor satu di Sulut ini, mulai dari kunjungan kerja, pemberian bantuan langsung, serta mendengar aspirasi rakyat.

    BISNIS.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.