Kasus Duit Reklamasi ke Lingkaran Ahok, PDIP: Jangan Menguap  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPR Fraksi PDIP, Ichsan Soelistio dan Risa Mariska. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPR Fraksi PDIP, Ichsan Soelistio dan Risa Mariska. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat, Ichsan Soelistio, mengatakan dugaan aliran duit Rp 30 miliar dari pengembang proyek reklamasi ke teman-teman Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mulai terbuka.

    Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini, terbukanya kasus itu terlihat dari tindakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi menandatangani surat perintah penyelidikan dugaan tindak pidana itu. "Biarkan mereka (KPK) bekerja," katanya di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, 24 Juni 2016.

    BacaMenjelang Pilkada DKI, Relawan Jokowi 'Lari' dari Ahok

    Ichsan berpendapat, kasus ini harus terus dikawal agar jangan sampai menguap. KPK pun harus bekerja semaksimal mungkin untuk mengungkap masalah itu. "Mau cepat atau lambat terserah KPK, serahkan kepada ahlinya," tuturnya.

    Ichsan Soelistio lantas menerangkan, pengusutan KPK juga membuktikan bahwa dugaan aliran dana itu bukan isapan jempol. "Artinya bukan temuan Junimart aja." 

    Simak pula:
    TERUNGKAP: Modus Eks Teman Ahok yang Diduga Memanipulasi KTP
    Eks Teman Ahok Mengaku Curangi KTP, Inilah Reaksi Ahok 

    Sebelumnya, dalam rapat kerja antara Komisi Hukum dan KPK, politikus PDIP, Junimart Girsang, menyebut ada dugaan aliran uang ke teman-teman Ahok. "Kami mendapat info, ada dana pengembang reklamasi Rp 30 miliar untuk Teman Ahok melalui Sunny dan Cyrus,” ujarnya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menolak Lupa, 11 Kasus Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

    Komisi Nasional Hak Asasi Manusia menilai pengungkapan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu tak mengalami kemajuan.