2 Aktivis Teman Ahok Sempat Diisolasi? Begini Kisahnya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Masyarakat mengisi formulis saat memberikan dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Mall Ambasador, Jakarta, 25 Juli 2015. Sejauh ini Teman Ahok telah memiliki 32 posko yang berdiri di 32 kelurahan. Tempo/ Aditia Noviansyah

    Masyarakat mengisi formulis saat memberikan dukungan untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Mall Ambasador, Jakarta, 25 Juli 2015. Sejauh ini Teman Ahok telah memiliki 32 posko yang berdiri di 32 kelurahan. Tempo/ Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua aktivis Teman Ahok Amalia Ayuningtyas dan Richard Saerang dipastikan kembali ke Indonesia pada Ahad siang ini. Keduanya dikabarkan sempat ditahan otoritas Imigrasi Singapura pada Sabtu 4 Juni 2016.

    Salah satu pengurus Teman Ahok Singgih Widiyastono mengatakan belum ada rencana apapun pasca kepulangan Amalia Ayuningtyas dan Richard Saerang dari Singapura.

    “Belum tau teknis, yang jelas kami akan jemput di Terminal II,” kata Singgih saat dihubungi Tempo, Ahad, 5 Juni 2016. Rencananya Amalia dan Saerang akan tiba pukul 11:55 WIB di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

    SIMAK: Teman Ahok Yakin Basuki Sudah Lupakan Djarot

    Singgih menambahkan yang paling penting saat ini ialah kedua temannya tiba dengan selamat di Indonesia. “Belum tau apa akan konpers hari ini atau besok,” ucapnya.

    Singgih menegaskan kembali bahwa kedatangan Amalia dan Saerang tidak ada tujuan politik. Mereka ke sana sekedar memenuhi undangan festival makanan dari salah seorang warga negara Indonesia yang ada di sana.

    Dua pendiri Teman Ahok tersebut dikabarkan ditahan karena kedatangannya diduga ada agenda politik. Bahkan, dikabarkan pula Amalia dan Saerang sempat diisolasi hingga pihak Kedutaan Besar Indonesia tidak bisa menghubunginya.

    Duta Besar Indonesia untuk Singapura Ngurah Swajaya membantah bila Amalia dan Saerang ditahan dan diisolasi. Menurutnya mereka berdua hanya diinterogasi. “Tidak benar itu, tolong diluruskan,” katanya.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.