Di Aceh, Jokowi Mendadak Berbelok ke Mal, Beli Kaus Dalam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk stiker Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) yang terpasang di jendela Istana Merdeka, Jakarta Pusat, 25 Mei 2016. Petugas sensus didampingi Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin melakukan sensus ekonomi kepada Joko Widodo. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk stiker Sensus Ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) yang terpasang di jendela Istana Merdeka, Jakarta Pusat, 25 Mei 2016. Petugas sensus didampingi Kepala Badan Pusat Statistik Suryamin melakukan sensus ekonomi kepada Joko Widodo. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Presiden Joko Widodo secara mendadak melakukan kunjungan ke sebuah mal di Kota Banda Aceh, Rabu malam, 1 Juni 2016. Presiden Jokowi mengunjungi Suzuya Department Store di Jalan Teuku Umar, Setui, Banda Aceh, pukul 20.45 WIB.

    "Beli kaus dalem, kemarin persiapan dari rumah kurang, sudah basah kuyup, beli lima cukuplah sampai Jumat. Sambil lihat ekonomi di daerah," kata Presiden Jokowi.

    Jokowi menilai kondisi ekonomi di daerah cukup baik dari sisi daya beli masyarakat. "Sekarang kan sudah jam 21.30 tapi masih ramai," kata Jokowi.

    Jokowi berharap kondisi keamanan baik, investasi masuk sehingga ekonomi akan tumbuh. "Kalau lihat pertokoan ramai seperti ini berarti daya beli kuat, coba tanya bu wali kota atau pak gubernur," kata Jokowi.

    Kunjungan mendadak Presiden Jokowi itu mengejutkan pengunjung mal tersebut. Mereka berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Presiden Jokowi.

    Ikut dalam kunjungan mendadak itu Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir, Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki, Gubernur Aceh Zaini Abdullah, dan Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal.

    ANTARA

    Baca juga:
    Bunuh Diri Mahasiswa UI: 3 Alasan Kenapa Rahasia Ini Perlu Diungkap


    Jadi Wakil Wali Kota, Dandanan & Prilaku Pasha Ungu Dikecam!


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.