Menteri Siti Nurbaya: Supervisi Kebun Binatang Bandung!

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seekor Gajah Sumatra (Elephas Maximus Sumatrensis) bernama Yani berusia 37 tahun terbaring sekarat di Kebun Binatang Bandung, 11 Mei 2016. Gajah tunggang ini tewas setelah dirawat seadanya tanpa dokter hewan. ANTARA/Agus Bebeng

    Seekor Gajah Sumatra (Elephas Maximus Sumatrensis) bernama Yani berusia 37 tahun terbaring sekarat di Kebun Binatang Bandung, 11 Mei 2016. Gajah tunggang ini tewas setelah dirawat seadanya tanpa dokter hewan. ANTARA/Agus Bebeng

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memerintahkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat melakukan supervisi ke Kebun Binatang Bandung, menyusul peristiwa kematian gajah Sumatera bernama Yani beberapa waktu lalu.

    "Saya minta BBKSDA Jawa Barat segera turun dan cek. Sekarang sedang dibenahi, baik oleh Pemda maupun langsung disupervisi oleh balai konservasi kami," kata Siti Nurbaya seusai Peringatan Pidato Bung Karno di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, 1 Juni 2016.

    Menurut Siti, Pemerintah Kota Bandung sebenarnya punya hak dan kewajiban memperbaiki kebun binatang tersebut. "Semua izin lembaga konservasi dari Kementerian LHK diberikan kepada Pemda Kota Bandung. Rupanya, Pemda bekerja sama dengan swasta. Nah, ketika bekerja sama dengan swasta, banyak yang luput dan tidak dikontrol," katanya.

    Siti mengaku akan terus mengontrol dengan ketat pihak Kebun Binatang Bandung. Ia juga meminta Yayasan Margasatwa Tamansari, selaku pengelola, memperbaiki infrastruktur dan menjaga kesejahteraan satwa.

    "Kami kontrol terus. Pada dasarnya, banyak kebun binatang di Indonesia kesulitan seperti ini, kontrolnya kurang, dan lain-lain. Sekarang kami intensifkan karena persoalan satwa langka sangat penting," ujarnya.

    Jika pengelola Kebun Binatang Bandung mengalami kesulitan keuangan, Siti menyarankan mereka menggandeng pemodal dari badan usaha milik pemerintah. "Kan ada kerja sama dengan BUMD dan lain-lain. Saya kira itu di-review saja," katanya.

    PUTRA PRIMA PERDANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.